Membludak, Tembus 300 Anak

BERI SEMANGAT : Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi memberikan semangat kepada peserta khitanan massal

KARANGANYAR, Selasa 19 Desember 2017

Animo masyarakat untuk mengkhitankan putranya di Karanganyar luar biasa. Terbukti jumlah peserta terus mengalami peningkatan meskipun pendaftaran telah ditutup. Semula pendaftaran ditutup 261 anak laki-laki, namun bertambah menjadi 283 orang. Acara yang dihelat dalam rangka hari jadi Kabupaten Karanganyar ke 100, oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten  Karanganyar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, RSUD  dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) bertempat di Aula Masjid Agung Karanganyar, Selasa (19/12).

“Semangat dari masyarakat untuk mengkhitankan putranya sangat luar biasa. Saat pendaftaran ditutup jumlah pendaftar mencapai 260 anak. Namun, ini tadi saya lihat jumlah peserta terus bertambah,” ujar  Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi di sela sela tempat anak di khitan.

Dia menambahkan panitia tetap akan melayani  jika ada peserta khitan di luar pendaftaran namun datang saat acara dihelat. Ada semacam ‘getuk tular’, yakni jika ada satu anak yang ikut, anak yang lain akan mengikuti.  Samsi mengatakan di Karanganyar pembangunan bukan hanya fisik saja akan tetapi juga membangun spiritual. Salah satunya adalah acara khitanan massal ini.

Sementara anggota Baznas Kabupaten Karanganyar, Abdul Muid mengatakan khitanan massal diselenggarakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk berkhitan. Menurutnya, salah satu seorang anak dikatakan baliq apabila dia telah berkhitan. Selain mendapatkan uang saku Rp 150 ribu, peserta khitan juga mendapatkan tas sekolah, baju, sarung dan kopiah. “Peserta khitan, hampir seluruh kecamatan Di Kabupaten Karanganyar. Hanya Jatiyoso yang tidak ada karena lokasinya jauh. Ini saja pendaftaran sudah ditutup namun masih banyak peserta yang datang. Meski demikian, kita tetap akan melayani,” ungkap Abdul Muid.

Menurut Abdul Muid program khitanan massal ini sudah menjadi agenda rutin Baznas Kabupaten Karanganyar. Acara ini juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, RSUD dan beberapa rumah sakit di Karanganyar. Jumlah tenaga medis sekitar 60 orang. Pihaknya berharap program ini dapat memberilkan manfaat positif bagi masyarakat di bumi intanpari. Demikian Diskominfo (Hr)