Pengendalian Penduduk, Balong Jadi Kampung KB

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan untuk peserta KB MKJP MOP.

Karanganyar, Rabu (13/12/2017)

Desa Balong, Kecamatan Jenawi dicanangkan menjadi Kampung Keluarga Berencana (KB) kategori padat penduduk oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (12/12) di halaman Kantor Kecamatan Jenawi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Karanganyar, Any Indrihastuti, mengatakan dipilihnya Desa Balong menjadi Kampung KB karena peserta akseptor KB terbanyak.

“Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan Metode Opreasi Pria (MOP) se Kabupaten Karanganyar terbanyak di wilayah Jenawi. Kami juara satu se-Jawa Tengah KB MOP,” kata Any Indrihastuti, disela-sela acara.

Data pelaksanaan KB MOP di Kabupaten Karanganyar, menurutnya, sebanyak 266 di tahun, 2016. Jumlah itu menurun dibandingkan di tahun 2017 sebanyak 186 orang.

“Tadi (hari itu) ada operasi MOP 22 orang, dan rata-rata yang ikut MOP sudah tua, namun di Jumantono ada yang usia muda. Untuk operasi, ditanggani oleh dokter yang ahli tentang itu,” katanya.

Any juga optimis, capaian KB MOP sampai akhir tahun ini bisa mencapai 200 orang. Pemkab Karanganyar juga menyiapkan bantuan dana Rp. 1,5 juta untuk setiap akseptor.

“Syarat ikut MOP yakni anak minimal dua, umur anak terakhir minimal tiga tahun dan ber KTP Karanganyar,” katanya.

Kabupaten Karanganyar sampai saat ini telah memiliki 29 Kampung KB . Jumlah itu melebihi target dari Pemerintah Pusat, yakni satu kecamatan satu Kampung KB. Namun di Kabupaten Karanganyar, terdapat satu Kecamatan memiliki satu atau dua Kampung KB.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan pengendalian penduduk seperti ikut KB menjadi keharusan untuk ditaati, sebab jika tidak maka akan terjadi ledakan penduduk.

“Ikut KB dapat mensejahterakan keluarga. Keluarga yang bahagia,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.(pd)