Ratusan ASN Ikut Uji Kompetensi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Penilaian dan Pemetaan Kompetensi PNS di lingkungan pemkab Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (05/12/2017)

Sebanyak 225 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengikuti uji kompetensi jabatan sebagai langkah awal menduduki jabatan yang lebih tinggi.

Ujian Kompetensi yang berlangsung selama dua hari itu, Senin (04/12) diikuti sebanyak 115 orang dan 110 di hari Selasa (05/12), di Gedung Wanita Karanganyar. Selama berlangsung ujian, semua perserta diminta untuk mengerjakan psiko test dan wawancara.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar, Siswanto, mengatakan ujian ini dinamakan  Penilaian dan Pemetaan Kompetensi (Talent Pool).

“Kami mengadakan Talent Pool dengan bekerjasama pihak ketiga, Biro Konsultan Psikologi agar penyelenggaraan ini profesional,”kata Siswanto.

Siswanto juga menjelaskan Talent Pool itu diperuntukan bagi ASN Pejabat Pelaksana yang nantinya ke Pejabat Pengawas. Sehingga nanti diketahui dimana saja posisi yang tepat baginya.

“Hasil ujian ini menjadi dasar bagi kami untuk memetakan posisi yang tepat dan manajemen PNS. Ini juga wujud rencana aksi untuk kegiatan birokrasi bersih,” kata Siswanto.

Pada prinsipnya pengembangan ASN sekarang mengunakan sistem merit, yaitu kebijakan dan pengelolaan ASN secara adil dan wajar berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja.

“Pengembangan ASN tidak membedakan Politik, Suku, Agama, Ras, Jenis kelamin, Asal usul, Umur, Status perkawinan dan Faktor Kecacatan,” kata Siswanto.

Pria pengemar jip itu juga menjelaskan dengan berbagai indikator dari PP 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS sudah jelas sekali, bahwa yang mengikuti  ini minim berpendidikan D3, usia maksimal 54 tahun, bagi yang telah melaksanakan jabatan fungsional minimal 4 tahun, mengabdi di wilayah Kabupaten Karanganyar minimal dua tahun.

“Kegiatan ini diharapkan bisa melihat kompetensi masing-masing PNS, apakah kuat kompetensi dibidangnya, kuat di teknis, sosial kultur, manajemen, atau di pemerintahan,”katanya.

Tak hanya itu saja, selain itu juga mengukur sikap perilaku, mental, kode etik, kode profesi sesuai indivindu masing-masing PNS.

Saat memberikan sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan semua jabatan struktural (pengawas) di isi yang sudah mengikuti Talent Pool.

“Sekarang tidak sembarangan dalam hal penataan. Kita berkomitmen Kabupaten Karanganyar menjadi Birokrasi Bersih, seperti dalam hal penataan jabatan struktural ini,” kata Bupati.

Bupati juga meminta jangan percaya kepada orang yang menjanjikan bisa membantu menempatkan posisi jabatan yang diinginkan.

“Saya tegaskan, jangan sampai ada sogok menyogok. Kita ingin profesionalitas PNS Kabupaten Karanganyar semakin baik dan meningkat,” katanya.

BKPSDM Kabupaten Karanganyar termasuk sepuluh besar berprestasi dalam penataan Aparatur Sipil Negara.(pd/ppt)