Karanganyar Peringati Hari AIDS

Senam bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo untuk menyehatkan badan dan komitmen bersama pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (05/12/2017)

Kabupaten Karanganyar memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2017 dengan mengadakan senam sehat dan pemeriksaan Voluntary Conseling and Testing (VCT) di Waduk Gondang, Kecamatan Kerjo, Selasa (05/12) pagi.

Pada kegiatan itu tampak hadir Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Seusai senam, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan tes VCT ini penting, jangan sampai tertular atau meninggalkan HIV/AIDS, apalagi orang yang terkena dapat diketahui setelah enam tahun.

“Dari test itu berasal dari semua kalangan. Jika hasilnya negatif maka di pertahankan, namun jika sudah terkena (positif) maka dijaga kesehatan dengan minum Antiretroviral (ARV) untukk memperlambat pertumbuhan virus,” kata Rohadi Widodo.

Kalau sudah terkena HIV/AIDS maka sistem kekebalan tubuh menjadi menurun hingga sampai stadium paling akut. Maka dengan itu, Wakil Bupati mengajak semua pihak untuk menjaga kesehatan.

“Ada anak umur 14 tahun yang sudah terkena AIDS, kemungkinan sudah terkena dari umur 8 tahun. Adapula penularan dari tiga orang yang masih satu garis keturunan,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengajak kepada masyarakat jangan mengucilkan penderita. Sebab ada penyebab orang terkena AIDS, yakni berhubungan seksual bukan pasangan, dari jarum suntik dan dari Air Susu Ibu (jika Ibu itu sudah terkena HIV/AIDS), dan produk darah dan organ tubuh.

“Kalau hanya salaman saja itu tidak bisa menyebarkan. Ciri fisik seseorang terkena tidak bisa diketahui. Hanya bisa diketahu melalui pemeriksaan darah di laboratorium,” katanya.

Rohadi Widodo juga mengajak untuk mencegah HIV dengan cara tidak melakukan hubungan seks beresiko, tidak berbagi jarum suntik, skrining darah donor dan organ tubuh, mengikuti program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, dan menrapkan kewaspadaan standar (pada tenaga kesehatan).

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karanganyar, Jatmiko, mengatakan tujuan memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) ini penyebarluasan informasi tentang bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebarannya dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

“Kita juga ingin meningkatkan dan kepedulian generasi muda terhadap HIV AIDS sebagai wujud untuk mengakhiri penyakit itu pada tahun 2030,” kata Jatmiko.(pd)