Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu, Warga Jenawi Bawa Pulang Mobil

DISKOMINFO
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11).

Karanganyar, Senin 27 Nopember 2017

Iriani Sri Rejeki, warga Dusun Kutosari Desa Balong Kecamatan Jenawi menjadi pihak beruntung dengan berhasil membawa pulang hadiah utama berupa mobil Toyota Calya pada pengundian simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11) kemarin.

Ketua Panitia, Kusmanto dalam laporan menyatakan pengundian ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para nasabah dari BKK Tasikmadu. Selain itu pengundian merupakan upaya promosi untuk menghimpun dana dari masyarakat.

“Ini merupakan stimulan bagi warga agar gemar menabung sekaligus apresiasi untuk para nasabah BKK Tasikmadu,”katanya.

Ditambahkannya, untuk produk BKK Tasikmadu bervariasi dengan sasaran pelajar hingga masyarakat umum. Produk tersebut yakni simpanan pelajar, tabungan masyarakat desa (Tamades), simpanan masa depan dan deposito. Sementara dana yang terkumpul di BKK Tasikmadu mencapai 126 miliar.

“126 miliar yang terbagi Rp 7.658.000,00 dari 21.094 nomor rekening,”terangnya.

Soni Kurnia dari Otorita Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pihaknya mengapresiasi terobosan dari BKK Tasikmadu dalam menghimpun dana di masyarakat serta menjaga nasabahnya. Apalagi tingkat persaingan antar perbankan sangat ketat.

“Secara umum pertumbuhan perbankan di Jawa Tengah sudah cukup baik. Beragam terobosan perlu dilakukan pihak bank untuk menjaga nasabahnya,”jelasnya.

Ditambahkan Soni untuk tingkat kredit bermasalah di wilayah Soloraya secara umum lebih baik. Karena tingkat kredit bermasalah lebih kecil secara umum di tingkat Jawa Tengah.

“Kredit bermasalah di Solo raya mencapai 6 persen. Sementara untuk wilayah Jawa Tengah  berada di angka 7,3 persen,”katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menympaikan pihaknya berharap BKK dapat terus meningkatkan pelayanan prima terhadap para nasabahnya. Apalagi Pemkab Karanganyar sebagai nasabah juga memiliki dana senilai 7 miliar di BKK Tasikmadu.

“Tingkatkan kinerja, persaingan perbankan saat ini sangat ketat,”tegasnya.

Bupati juga berpesan pada jajaran BKK untuk tetap menjaga integritas dan kekompakan. Pengelolaan keuangan harus baik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan nasabah dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

“Mengelola Bank harus jujur dan profesional. Bangun persepsi positif dan selalu berinovasi agar kondisi keuangan di BKK Tasikmadu tetap sehat,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)