Peresmian Mushola Al Ikhlas Kodim 0727

kominfo
Sekda Karanganyar Samsi saat memberikan sambutan di acara peresmian Mushola Al Ikhlas di Makodim 0727 Karanganyar, Selasa Pagi (17/10)

Karanganyar – Kodim 0727 Kabupaten Karanganyar meresmikan Mushola Al-Iklhas, Selasa Pagi (17/10), bertempat di Makodim 0727 tampak hadir Jajaran Forkompinda Karanganyar, Sekda Karanganyar beserta tamu undangan lainnya seperti Pimpinan Ponpes Isy Karima, FKUB Karanganyar, Ketua LDII Karanganyar, Ketua MTA Karanganyar, Ketua Muhammadiyah Karanganyar.

Peresmian Mushola Al Ikhlas ini sebagai kado bagi Kodim 0727 Karanganyar di HUT Ke-72 TNI yang jatuh 5 Oktober lalu. Pembangunan Mushola berawal dari inisiatif Dandim 0727 Karanganyar melihat anggota dan staf Kodim 0727 tidak bisa melaksanakan sholat secara berjamaah di Masjid Agung Karanganyar.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengucap syukur atas berdirinya Mushola Al Ikhlas. Diharapkan dengan berdirinya mushola tersebut lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan anggota dan staf Kodim 0727 Karanganyar.

“Mari kita ramaikan dan manfaatkan mushola ini dengan baik. Semoga menjadi berkah bagi semuanya”, kata Samsi

Sementara itu, Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol CZI Santy Karsa Tarigan mengatakan Mushola tersebut dinamakan Al Ikhlas dikarenakan proses pembangunannya sama sekali tidak dianggarkan.

Bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk Kodim 0727 Karanganyar sebagian (sekitar 50 juta) dipakai untuk pembangunan Mushola ini, kekurangan dananya merupakan bantuan dari pelbagai pihak seperti Ormas Islam, Kepolisian, dan BUMD yang berada di Karanganyar.

“Untuk tenaga bangunan kita gerakkan anggota Kodim 0727, sehingga Mushola ini dapat berdiri dan dipergunakan semuanya diawali dari keikhlasan semua pihak”, ujar Letkol CZI Santy Karsa Karigan

Diharapkan dengan berdirinya Mushola ini dapat menambah keimanan dan ketakwaan serta gairah untuk beribadah bagi anggota dan staf Kodim 0727 Karanganyar sehingga dalam melayani masyarakat bisa lebih bermanfaat dikarenakan semua pengabdian harus diawali dengan ibadah, dimana terdapat nilai-nilai Ketuhanan dalam ibadah tersebut yang menjadikan pengabdian menjadi lebih bernilai. Demikian Diskominfo (ad/ygi)