Dana BOP PAUD Capai Rp. 16,7 Miliar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pengarahan di Sosialisasi BOP PAUD Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (06/10/2017)

Dana Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Karanganyar tahun 2017 mencapai Rp. 16.795.800.000, yang digunakan untuk membiayai 27.995 siswa.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa, saat Sosialisasi BOP PAUD tahun 2017, Jumat (06/10) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Jadi nantinya setiap anak mendapat Rp. 600 ribu setiap tahun. Data tersebut diperoleh per 31 Desember 2016,” kata Tarsa.

Dana tersebut, lanjut Tarsa, untuk pembelajaran dan bermain minimal 50 persen, kegiatan pendukung maksimal 35 persen, dan kegiatan lain maksimal 15 persen. Adapun Juknis sudah di sosialisasikan kepada Kepala Sekolah.

Acara yang juga mengundang dari Inspektorat Pemkab Karanganyar, Tim Saber Pungli, Badan Keuangan Daerah (BKD) untuk memberikan Sosialisasi.

Selain itu, pihaknya juga mengundang penilik pendidikan PAUD, kepala UPT PAUD, NFI, SD, Kepala TK se Kabupaten Karanganyar dan sekolah yang akan menerima agar tidak salah informasi

“Hadir kepala PAUD/KB/TK/TPA/SPS yang menerima bantuan 825 orang, Kepala UPT 17 orang, kepala TK 13 orang, penilik PLS 21 orang, dan tim manajeman PAUD sebanyak 15 orang,” katanya.

Tarsa juga menjelaskan, acara tersebut sebagai tindak lanjut proses penyaluran dana BOP PAUD tahun 2017. Hal lain yakni sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan, mulai pengajuan proposal, verifikasi, tanda tangan NPHD, dan sebentar lain proses pencairan.

Selain itu, tujuan kegiatan adalah Sosialisasi Permendagri No 2 tahun 2015 dan Sosialisasi kuota BOP PAUD kepada setiap lembaga penerima, meningkatkan pemahaman satuan PAUD dalam penggunaan dana BOP, meningkatan kepala satuan PAUD dalam proses pencairan dan penggunaan, dan pertanggungjawaban dana BOP PAUD.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan untuk biaya anak-anak PAUD, ketentuakan susah ada, maka dana tersebut dapat digunakan dengan baik untuk   operasional, kepentingan lain yang mendukung tusi yang ada di lembaga PAUD.

“Jangan sampai ada penyimpangan apapun, jangan sampai ada yang mengaku diperintah dari atasan meminta uang atau apapun. Itu pasti membohongi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati meminta agar guru PAUD aktif mengumpulkan orang tua murid untuk memberitahukan perkembangan anak di Sekolah.(pd)