Bupati Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2017, Minggu (01/10), di Taman Pancasila.

Karanganyar, Senin (02/10/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2017, Minggu (01/10), di Taman Pancasila. Tampak hadir, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi dan tamu undangan lainnya.

Upacara yang berlangung khidmat itu diikuti ratusan peserta dari TNI, Polri, BPBD, PNS, Ormas, GOW, Dharma Wanita, PKK dan pramuka. Sedangkan pembaca Ikrar oleh Ketua DPRD Karanganyar.

Bupati Karanganyar mengatakan, hari ini memperingati peristiwa yang sangat bersejarah, kejadian di tahun 1965 itu tidak boleh terulang kembali.

“Pancasila adalah ideololgi negara, dalam pancasila terdapat sila-sila yang sangat luar biasa dan kita amalkan untuk semakin memperkokoh bangsa dan negara Indonesia,” kata Bupati.

Sedangkan ikrar dibacakan oleh Ketua DPRD Karanganyar. Berikut isinya :

Ikrar

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya:

bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Bangsa Republik Indonesia pada tanggal 17   Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia

bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara

bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperoleh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.