Perangkat Desa se Kabupaten Karanganyar Ikuti Bintek Pengelolaan Keuangan Desa

DISKOMINFO
Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Bintek Penataan dan Pelaporan Keuangan Desa di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (26/9).

Karanganyar, Selasa 26 September 2017

Puluhan perangkat desa dan beberapa Aparatur Sipil Negara OPD Karanganyar terkait mengikuti Bimbingan Teknis Penatausahaan dan Pelaporan Keuangan Desa Sistem Keuangan desa (Siskeudes), Selasa (26/9/2017) di Hotel Tamansari Karanganyar.

Bimbingan Teknis yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri sekaligus dibuka langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penguasaan teknologi dalam pengelolaan keuangan desa. Terlebih saat ini desa mendapatkan dana yang besar dari Pemerintah pusat untuk membangun desa dan mengembangkan potensi wilayahnya.

“Bintek ini penting untuk meningkatkan kompetensi para sekretaris desa,”terangnya.

Juliyatmono juga menyampaikan para perangkat desa harus sinergi dalam pengelolaan keuangan desa. Pengelolaan keuangan harus bersifat terbuka dan transparan, jangan sampai terkena resiko hukum, untuk itu bintek ini harus dipahami benar-benar sebagai upaya Pemerintah Kabupaten membantu administrator Pemerintahan Desa dalam mengelola dana desa.

“Selalu fokus dan terbuka satu sama lain. Jika inputnya benar maka outputnya pun benar,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno mengatakan bintek Siskeudes ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan para sekretaris desa dalam mengelola keuangan desa di Kabupaten Karanganyar.

“Masih ada laporan keuangan desa yang belum sesuai. Selain itu laporan pertanggungjawaban keuangan desa sering tidak tepat waktu,”katanya.

Selanjutnya, Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Samono dalam penyampaian materi mengatakan pembangunan di desa menjadi perhatian pemerintah pusat saat ini. Hal ini terbukti dengan besarnya alokasi dana desa ditiap daerah. Untuk itu perlu adanya pengawasan agar tepat sasaran.

“Mengelola dana desa bukanlah perkara mudah. Butuh pengawasan agar pengelolaan dana desa tepat sasaran,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)