Bupati Karanganyar Buka Muskab PWRI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Karanganyar, Selasa (26/09), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (26/09/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Karanganyar, Selasa (26/09), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Muskab ini diharapkan bisa dengan musyawarah mufakat, dan  jangan sampai melukai siapapun. Selain itu susun program dengan baik,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga mengharapkan agar pensiunan PNS segera masuk ke PWRI, dan apalagi telah diberikan baju seragam. Selain itu, pensiunan yang di desa-desa menjadi motor pengerak.

“Bagaimana pun anak-anak muda harus dibimbing dengan pengalaman bapak/ibu semua yang sudah tersebar di berbagai wilayahnya,” kata Bupati.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua PWRI Kabupaten Karanganyar, Jatmiko, mengatakan hari ini PWRI mengadakan rapat yang diatur AD/ART yang namanya musyawarah. Kalau dulu Musyawarah Cabang, namun diganti menjadi Musyawarah Kabupaten.

“Kita sudah 5 tahun sudah mengabdi. Kelihatan baru kemarin, ternyata sudah lima tahun dan hari ini rangkaian acara Ketua dan pengurus mempertanggung jawabkan tugasnya,” kata Jatmiko.

PWRI Kabupaten Karanganyar sudah bekerja maksimal melaksanakan amanat yang dicantumkan di perencanaan lima tahun yang lalu. Ternyata PWRI sangat tekun mengabdi dimana saja.

“Markas besarnya di PWRI. Ada teman-teman PWRI ada yang menjadi Ketua RT,RW, KONI, DHC 45, Ketua kelompok pengajian, dan lain-lain. Pengurus yang 17 jumlahnya itu ternyata aktif diberbagai kegiatan,” kata Jatmiko.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Muskab PWRI Kabupaten Karanganyar, Sainu mengatakan Muskab ini mempertanggungjawabkan lima tahun berjalan, sekaligus dilanjutkan pemilihan dan pembentukan pengurus baru untuk lima tahun mendatang dan program kerjanya.

“Acara ini dihadiri sekitar 200 orang, termasuk Pembina, Penasehat dan pengurus di 17 Kecamatan,” katanya.(pd)