Bupati Ajak Warga Manfaatkan Lahan Pekarangan

DISKOMINFO
Bupati Karanganyar menyerahkan bantuan bibit secara simbolis, 20/9

Karanganyar, Rabu 20 September 2017

Pemanfaatan lahan pekarangan untuk lebih optimal, Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar melakukan gerakan tanam cabe, Rabu (20/9/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya sekaligus membuka mengajak warga agar lahan-lahan yang ada untuk dimanfaatkan, termasuk pekarangan dirumah.

“Harmonisasi alam tercipta bila ada pemanfaatan pekarangan untuk tanaman. Karena oksigen yang dihirup harus diciptakan sendiri, untuk itu harus ada tanaman, pohon-pohon dirumah-rumah,”terangnya.

Juliyatmono menghimbau untuk terus menggalakkan gerakan tanam untuk  pemenuhan kebutuhan sehari-hari selain juga memberikan nilai tambah.

“Tanamlah yang baik, tanamlah Lombok dipekarangan rumah supaya tumbuh subur, bermanfaat. Jangan sampai kita sia-siakan lahan yang ada meskipun terbatas, jaga ketersediaan air pula,”harapnya.

Sementara itu Kepala Dispertan Karanganyar, Supramnaryo dalam laporannya menyampaikan kegiatan gerakan tanam ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan PKK dalam pemanfaatan pekarangan serta sarana produksi sarana budidaya hortikultura.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan pada dua kecamatan dimasing-masing desa berupa bibit cabe sebanyak 3100 batang, polybag 41 kg, pupuk NPK 51 kg, pupuk organik 860 kg.

Bantuan pengembangan agro unggulan berupa Bibit durian 707 batang dan pupuk organik 3,5 ton kepada kelompok tani Kecamatan Jumantono, bibit pisang raja bulu 750 batang dan pupuk organic 3,75 ton Kepada  kelompok tani Kecamatan Jenawi, BIbit Jeruk Keprok Tawangmangu 800 batang dan pupuk organic 4 ton kepada kelompok tani Tawangmangu, bibit bawang merah 5 kw dan pupuk organic 10 ton kepada kelompok tani Kecamatan Mojogedang.

Serta bantuan kegiatan pengembangan cabai besar dancabai rawit seluas 96 ha kepada 56 kelompok tani besar dan 28 kelompok tani cabai rawit yang masing-masing kelompok mendapatkan sarana produksi berupa benih cabai, pupuk organic, pupuk an organic, mulsa, ajir, sarana budidaya berupa spreyer elektrik.

Demikian Diskominfo (ft/yg/ind)