Penyerahan Bansos RTLH

DISKOMINFO
Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Sekda dan Kepala DISPERMADES menyerahkan bantuan sosial RTLH, Jumat siang (11/8/2017)

Karanganyar, Jumat 11 Agustus 2017

Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Jumat, 11 Agustus 2017 diadakan penyerahan bantuan sosial bagi 320 rumah tidak layak huni di Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hutomo Sidi Hidayat menyampaikan bahwa setiap rumah akan menerima bantuan sebesar Rp.8.000.000,- (delapan juta rupiah) sehingga total bantuan adalah sebesar Rp.2.560.000.000,- (Dua miliar lima ratus enam puluh juta rupiah). Bantuan bisa diambil di mobil keliling Bank Jateng yang sudah stand by di halaman  Rumah Dinas Bupati mulai hari itu juga. Untuk rumah yang diusulkan melalui kelompok, bantuan bisa diambil pada hari Senin 14 Agustus 2017.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan sosial tersebut kepada perwakilan penerima bantuan.

Selanjutnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bantuan tersebut diperuntukkan bagi rehab rumah yang belum layak huni dan tidak boleh dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini untuk perbaikan rumah, jamban supaya tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan,” kata Juliyatmono.

“Di Indonesia hanya ada beberapa daerah yang sudah mencanangkan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Untuk Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar adalah satu-satunya,” imbuhnya.

Untuk memastikan tepat tidaknya pemanfaatan bantuan tersebut, mulai bulan November 2017 akan diadakan cek lokasi, apakah benar bantuan tersebut dipergunakan untuk rehab rumah dan jamban.

Memang kenyataannya masih banyak yang memerlukan bantuan ini, akan tetapi untuk tahun ini baru 320 rumah yang menerimanya. Permasalahan bagi yang belum bisa menerima bantuan adalah karena ada beberapa kendala, di antaranya karena rumah itu menempati tanah orang lain (Jawa: magerasri), atau rumah belum punya sertifikat, dan lain-lain. Ke depannya Bupati berjanji akan mencarikan cara supaya mereka juga bisa mendapatkan bantuan serupa. Demikian Diskominfo (krs/adt)