Anggaran Pilkada Dibutuhkan Rp. 25,5 Miliar

Telah ditandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemkab Karanganyar dalam hal ini oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, Senin (31/07) sore, di Ruang Anthorium.

Karanganyar, Selasa (01/08/2017)

Untuk membiayai penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Karanganyar tahun 2018 mendatang, dibutuhkan anggaran sebesar Rp. 25,5 Miliar.

Anggaran tersebut diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Kodim 0727/Karanganyar, Polres Karanganyar, Badan Kesbangpol, Satpol PP dan desk pilkada.

Untuk mempersiapkan penyelenggaraan Pilkada, telah ditandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemkab Karanganyar dalam hal ini oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dengan Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, Senin (31/07) sore, di Ruang Anthorium.

“Tahun 2017 untuk KPU Karanganyar diberikan Rp. 2.344.000.000 dan tahun 2018 sebesar Rp. 14.656.000.000,” kata Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi.

Ditambahkan oleh Sekda, sedangkan untuk Panwaslu (jika sudah terbentuk), tahun 2017 akan mendapatkan Rp. 750 juta, tahun 2018 sebesar Rp. 2.750.000.000.

Ditempat yang sama, Asisten Pemerintahan, Bachtiar Syarif, mengatakan untuk menunjang pengamanan, tahun 2017 dicairkan dana untuk Kodim dan Polres, ditambah untuk tahun 2018.

“Nilai totalnya untuk Kodim Rp. 900 juta, dan Polres 2.550.000.000,” katanya.

Sedangkan untuk Badan Kesbangpol, dan Satpol PP masing-masing di tahun 2018 Rp. 300 juta dan Rp. 1 miliar. Untuk desk pilkada di tahun 2017 sebesar Rp. 50 juta dan Rp. 200 juta di tahun 2018.(pd)