DPRD Komisi C Kabupaten Blora Kunjungi Kabupaten Karanganyar

Sekda Karanganyar Samsi saat membacakan sambutan Bupati Karanganyar didepan peserta Kunker DPRD Komisi C Kabupaten Blora, Rabu Pagi (07/06)

Karanganyar, Selasa (07/06/2017)

Kunjungan DPRD Komisi C Kabupaten Blora diterima oleh Sekda Karanganyar Samsi didampingi Staf Ahli Bupati dan OPD terkait, di ruang Podang 2 Komplek Perkantoran Setda Karanganyar, Rabu pagi (7/6). Rombongan kunjungan kerja DPRD Blora dipimpin oleh Bambang Sulistya yang merupakan Ketua Komisi C DPRD Blora.

Sambutan Bupati Karanganyar Juliyatmono yang dibacakan oleh Samsi mengatakan bahwa luas wilayah Kabupaten Karanganyar sebesar 77,4 Ha memiliki potensi daerah air yang sangat melimpah. Potensi tersebut dioptimalkan dengan dimilikinya 5 embung yang mampu menampung air 3.000.000 m3 dan mempunyai panjang aliran sungai sepanjang 477,4 km. Selain embung tersebut, Kabupaten Karanganyar juga terdapat 3 waduk dengan total kapasitas tampungan 17.500.000 m3, salah satunya adalah waduk Gondang didaerah Kecamatan Kerjo yang memilik kapasitas tamping 8.000.000 m3. Pemanfaatan potensi daerah air tersebut diperuntukkan bagi pertanian, pembangunan ekonomi masyarakat sekitar dibidang peternakan dan wisata.

“Tahun 2017, Kabupaten Karanganyar memasuki usia seratus tahun, dan di tahun ke-4 kepemimpinan Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo, Kabupaten Karanganyar telah mengalami banyak kemajuan terbukti dengan diraihnya penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha 2016 Kategori Penghargaan Kabupaten Kinerja Tertinggi Nomor 2 Nasional dan Opini Wajar Tanpa Pengecualian terhadap LKPD Tahun 2014, 2015 dan 2016 (tiga tahun berturut-turut)”, jelas Samsi

Sementara itu Bambang Sulistya melaporkan maksud dan tujuan kedatangannya beserta rombongan Sebanyak 12 anggota DPRD Blora dan 2 pendamping adalah ingin mengetahui gambaran pembangunan yang telah dilakukan Pemkab Karanganyar utamanya dibidang infrastruktur. Dari total lahan yang ada di Kabupaten Blora sebesar 1804 KM2, hampir 50% adalah hutan jati. Demikian Diskominfo (ad/ft)