Pawai Taaruf, Sambut Bulan Ramadhan

Tampak Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengayuh becak diantara peserta pawai Taaruf.

Karanganyar, Rabu (24/05/2017)

Menjelang bulan ramadhan tahun 2017, di Kabupaten Karanganyar mengadakan Pawai Taaruf yang diikuti sekitar 6000 orang, dengan membawa berbagai macam poster, maupun tulisan yang mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, Rabu (24/05).

Pawai taaruf itu terbagi menjadi dua titik pemberangkatan. Untuk kelompok Taman Kanak-kanak (TK),  Raudatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA) Negeri maupun Swasta, dilepas oleh perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Wiharso, di halaman Gedung Wanita.

Tepat pukul 07.00 WIB, 31 kelompok peserta berjalan menyusuri jalan Wahid Hasyim kemudian sesampai di perempatan Pegadaian, berbelok ke kanan, berjalan di Jalan Lawu hingga finish di depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kemeriahan pawai taaruf itu sangat terasa, selain membawa poster dan tulisan bertema ramadhan, ada juga terlihat kelompok drum band didampingi guru pembimbing.

Sementara itu titik pemberangkatan lain, di Alun-alun, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, memberangkatkan peserta dari kelompok SD/ sederajat, SMP/ sederajat, SMA/ sederajat negeri dan swasta, Ormas, Perguruan Tinggi, dan Kantor. Mereka diharuskan berjalan kaki melewati Jalan Lawu menuju ke timur, melewati tenda kehormatan, hingga finis.

Walaupun berjalan kaki, namun semangat dan kemeriahan sangat terasa hingga kelompok peserta paling akhir. Bahkan tampak, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengayuh becak diantara peserta.

Bupati Juliyatmono, mengatakan, pawai taaruf ini merupakan sebagai syiar Islam, dengan mengajak umat Islam menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan 1438 Hijriah ini.

“Pawai taaruf ini mengajak kita umat muslim untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk, dan tetap menjaga tolerasi,” kata Bupati.

Pemkab Karanganyar, lanjut Bupati, selama bulan Ramadhan akan mengadakan tarawih keliling dan buka bersama di 18 lokasi di 17 Kecamatan, sehingga ikut berbaur dengan masyarakat di desa-desa.(pd)