Kesenian Tradisional sebagai sarana penyampaian program pemerintah

kominfo
Aksi pertunjukan oleh tim Kesenian Kabupaten Karanganyar saat Festival Pertunjukan Rakyat di Pendopo Purworejo, Rabu (17/5)

Karanganyar, Rabu 17/5/2017

Kesenian Kabupaten Karanganyar mengikuti Festival Pertunjukan Rakyat melalui media tradisional yang diselenggarakan oleh FK Metra Propinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu Pagi (17/05).

Festival tersebut merupakan event tahunan yang dipersiapkan FK Metra Jawa Tengah dimana pemenang nya akan diikutkan pada event yang sama ditingkat nasional sebagai wakil dari Propinsi Jawa Tengah.

Festival Pertunjukan Rakyat diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Balai Budaya Kabupaten Kudus (16/05), Pendopo Kabupaten Purworejo (17/05) dan Kabupaten Brebes (19/05).

Penyisihan di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen dipastikan tidak mengirim tim keseniannya.

Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Ontran – Ontran Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Daniel Hakiki Sekretaris FK Metra Propinsi Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi kesenian di Jawa Tengah sangat besar, untuk itulah FK METRA bersama Dinas Kominfo di Propinsi Jawa Tengah giat melaksanakan kegiatan kesenian untuk mensosialisasikan program-program pemerintah yang ada.

“Yang tidak dapat disampaikan melalui media cetak maupun elektronik dalam penyebaran informasi saat ini adalah tersampaikannya secara langsung nilai luhur budaya bangsa dimana saat ini sudahlah sangat kritis”, tegas Daniel Hakiki

Ditambahkan lebih lanjut, FK Metra harus mampu bekerja sama dengan semua pihak, dan memberikan pengaruh kepada stake holder untuk menggunakan kesenian sebagai media penyebaran informasi.  Demikian Diskominfo (ad/adt)