Canangkan BBGRM, 20 Titik Jadi Sasaran Kegiatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, saat memberikan sambutan pada pembukaan BBGRM ke XIV Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (12/05/2017)

Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV Kabupaten Karanganyar menyasar sebanyak 20 titik kegiatan yang tersebar di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu.

Camat Tawangmangu, Agung Respati, menjelaskan sasaran untuk gotong royong itu tersebar pada 9 RW, di Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu. Mencakup pembangunan RTLH 8 rumah, jamban 8 unit, 1 cor jalan , 2 talud jalan, dan 1 penghijauan.  Total terdapat 20 titik kegiatan.

“Ada 4 kegiatan, terdiri pengeceroran jalan 2, dan 2 pembangunan talud jalan, karena kesiapan material baru bisa pada hari sabtu, maka pada esok harinya akan dikerjakan gotong royong masayarakat setempat,” kata Camat Agung Respati, di Balai Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (12/05).

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dilibatkan untuk kerja bakti bersama-sama memperbaiki sarana infrastruktur masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono juga menjelaskan bersamaan dengan acara itu, juga diperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45 Kabupaten Karanganyar.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan peran aktif dalam pembangunan dan meningkatknya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Di Kabupaten Karanganganyar, BBGRM tahun ini melibatkan lintas OPD, BUMD, Swasta, Ormas, dan masyarakat setempat. Dilaksanakan selama satu bulan penuh sampai pada akhir bulan Mei 2017. Yang mencakup bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, agama, dan lingkungan.

“Dilanjutkan pada setiap Jumat bulan ini, di lingkungan kantor masing-masing. Hari Jumat dan Minggu tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, dan seterusnya Minggu ke satu setiap Jumat,”kata Ketua TP PKK Kabupaten Karanganyar.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi mengatakan tradisi gotong royong sebagai warisan budaya kita sarat dengan nilai luhur kerbersamaan, kekeluargaan dan kepedulian sosial, maka sudah menjadi tugas kita untuk bersama-sama melestarikannya.

“Saya mengharapkan tradisi gotong royong di Kabupaten Karanganyar tidak punah dengan saling bahu membahu penuh solidaritas. Untuk itu gotong royong harus diaktualkan dalam berbagai program dan kegiatan agar masyarakat karanganyar selalu tenteram, maju dan sejahtera,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan selama satu bulan penuh di bulan Mei, dengan berbagai bidang, hal itu sama artinya dengan berusaha membangkitkan partisipasi masyarakat dalam seluruh proses tahapan pembangunan.

Disela-sela acara, juga diberikan hadiah kepada juara lomba desa dan kelurahan tingkat Kabupaten Karanganyar. Adapun sebagai juara 1, yakni Desa Karanglo, Kecamatan Tawangmangu, juara 2, Desa Kwangsan, Kecamatan Jumapolo, dan juara  3 Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat.

Sedangkan tingkat Kelurahan sebagai juara 1 adalah Kelurahan Gayamdompo, Kecamatan Karanganyar, dan juara ke 2 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu.  (pd)