Smart City Forum, Teknologi Kominfo Wujudkan Pemerintahan Yang Akuntabel

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan materi pada Smart City Forum “Membangun Karanganyar Cerdas”.

Karanganyar, Rabu (03/05/2017)

Penggunaan teknologi komunikasi dan informasi (kominfo) saat ini dapat memudahkan terwujudnya Pemerintahan yang profesional dan akuntabel,  sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi mudah, efektif, efisien dan tepat sasaran.

Pada acara Smart City Forum bertema Membangun Karanganyar Cerdas, membahas penggunaan teknologi kominfo untuk memudahkan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa,(02/05) di  Hotel Pondok Sari 2, Balekambang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Sebagai narasumber, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kasubdit Teknologi Infrastruktur e-Goverment, Kementerian Kominfo, Bambang Dwi Anggono, dan Kabid Layanan Pemerintahan Berbasis Elektronik, Diskominfo Kota Surabaya, Yudho Febriadi.

“Teknologi menjadi efisien dan efektif. Yang disukai sekarang seperti itu. Tinggal tekan aplikasi di telepon pintar. Mau pesan makanan, belanja, menjadi mudah,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar saat ini sudah mempunyai Pusat Komando Sambernyawa, menampung berbagai informasi data. Untuk itu, di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan sampai tingkat Kelurahan/Desa, dan BUMD segera berbasis teknologi.

Bupati juga meminta agar anak muda dapat mempromosikan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dengan mengunakan teknologi dan media sosial memudahkan, mempercepat penyebaran informasi.

“Namun jangan sampai menyebarkan informasi yang menyesatkan, kabar bohong, hoax. Itu tidak boleh. Sebarkan informasi yang positif, akurat, dan bertanggung jawab” kata Bupati.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan ditargetkan 177 Kelurahan/Desa semua tersambung dengan Pusat Komando Sambernyawa, bahkan APBDes bisa terupload. Masyarakat juga dapat memberikan informasi di lingkungannya.

“Tempat-tempat pelayanan juga sudah ada CCTV online, seperti di RSUD, Dispendukcapil, Dishub PKP tempat KIR, DPPMPTSP, Kantor Kecamatan Jaten, Kantor Kecamatan Karanganyar, Puskesmas Jenawi, dan Puskesmas Tasikmadu,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan  latar belakang diadakan seminar sehari itu yakni dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi sarana yang memudahkan terwujudnya pemerintah yang profesional dan akuntabel.

“Pelayanan publik menjadi mudah, efektif efisien dan tepat sasaran, diperlukan penguatakan komunitas yang berjejaring saling bersinergi diantara pengiat, peminat, pemangku dan praktisi teknologi informasi komunikasi, serta aktivitis pengiat karanganyar diberbagai segmen,” kata Larmanto.

Turut diundang pula, Komunitas Relawan Karanganyar Cerdas, terdiri dari Sekolah Inspirasi, Yes Community, Gen Pro, praktisi event organizer, komunitas blogger, programmer, dan komunitas penggiat media sosial.

Sementara itu Kasubdit Teknologi Infrastruktur e-Government, Kementerian Kominfo, Bambang Dwi Anggono, mencontohkan pelayanan  publik terbaik, ketika Rumah Sakit (RS), klinik,bidan melaporkan kelahiran jiwa, maka Pemda hadir kepada orang tua untuk diproses dokumen kependudukannya.

“Pemda mendeteksi melalui posyandu atau RS bilamana balita tersebut sudah atau belum mendapatkan imunisasi dan makanan tambahan yang diberikan pemerintah,”

Contoh lain, Pemda dapat memberi informasi lapangan pekerjaan yang terbuka di wilayahnya, sekaligus bahwa instansi atau perusahaan tersebut dijamin kredibilitasnya.

“Pelayanan publik bukan lagi bersifat pasif, atau hanya menunggu masyarakat datang untuk meminta layanan, namun pemerintah harus hadir dengan mendatangi dalam memberikan layanan kepada publik,” katanya. (pd)