Tirakatan HARDIKNAS

DISKOMINFO
Bupati Karanganyar, Juliyatmono (dua dari kiri) menyerahkan tumpeng kepada Kepala DISDIKBUD (berbaju batik coklat) pada acara Doa Bersama / Tirakatan HARDIKNAS Senin, 1/5/2017

Karanganyar,  Senin 01 Mei 2017

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Doa Bersama Senin, 1 Mei 2017 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.

Setelah sholat berjamaah yang diimami oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dinas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa menyampaikan bahwa acara tersebut dilaksanakan selain untuk menyambut HARDIKNAS juga untuk mendoakan pelaksanaan Ujian Nasional. Ujian Nasional bagi siswa-siswi SMP/MTs akan dilaksanakan pada 2,3,4 dan 8 Mei 2017.

“Ujian Nasional untuk SMP/MTs diikuti oleh 103 sekolah terdiri dari 78 SMP dan 25 MTs. Jumlah peserta  SMP: 11.834 (sebelas ribu delapan ratus tiga puluh empat) siswa, UNBK: 542 (lima ratus empat puluh dua) siswa. Yang melaksanakan UNBK adalah SMPN 1 dan 2 Karanganyar, yang lain akan menyusul tahun 2018,” jelas Tarsa.

Untuk UNBK akan diselenggarakan sampai sore karena dibagi 3 (tiga) shift. Sedangkan yang berbasis kertas dimulai jam 10.30 WIB karena sesuai petunjuk dari Pusat dan harus mengambil kertas soal di DISDIKBUD lebih dahulu.

Jadwal pelaksanaan UN adalah: 2 Mei: Bahasa Indonesia, 3 Mei: Matematika, 4 Mei: Bahasa Inggris dan 8 Mei: IPA.

Menurut Tarsa doa bersama malam itu juga dimaksudkan untuk mendoakan pelaksanaan UN SD/MI yang akan diselenggarakan pada 15-17 Mei 2017. UN SD/MI akan diikuti oleh 12.899 (dua belas ribu delapan ratus sembilan puluh sembilan) siswa yang semuanya masih berbasis kertas.

Selain acara doa bersama untuk memperingati HARDIKNAS 2017 akan dilakukan pula anjangsana kepada Kepala Dinas Pendidikan yang telah purna tugas yang masih ada, senam bersama anak-anak TK/PAUD dan guru-gurunya yang berjumlah sekitar 2.500 (dua ribu lima ratus) peserta di Alun-alun Karanganyar pada Selasa, 2 Mei 2017 jam 06.30 dilanjutkan Upacara Bendera di Halaman Setda.

Setelah pemotongan tumpeng oleh Juliyatmono yang kemudian diserahkan kepada Tarsa, Bupati Karanganyar menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Juliyatmono menghimbau supaya anak-anak yang akan mengikuti UN jangan ditakut-takuti, tapi harus dibombong supaya spiritnya muncul.

“Saat ini kita adakan doa bersama, kita minta, berdoa kepada Tuhan supaya semua berjalan baik, lancar, dan mejadi juara Indonesia,” harap Juliyatmono.

“Berdoa sebenarnya membangun komunikasi, minta kepada Tuhan, supaya hasilnya baik. Kalau hasilnya baik semuanya akan senang,” imbuh Juliyatmono.

“Pemerintah Daerah terukurnya dengan pendidikan yang makin baik. Akan terjadi perubahan besar melalui pendidikan. Yang pinter-pinter akan membuat perubahan. Perubahan itu akan dilakukan melalui pendidikan. Yang memenangkan pertarungan besok adalah yang memikirkan perubahan ke hal-hal yang lebih baik. Dirgahayu Hari Pendidikan,” pungkas Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs)