Peringati May Day, Gubernur Ganjar Jalan Santai dengan Buruh

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berbaur dengan buruh pada jalan santai memperingati Hari Buruh Internasional, di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (02/05/2017)

Peringatan May Day (Hari Buruh Internasional) di Kabupaten Karanganyar, diisi dengan acara jalan santai dikunjungi sejumlah pejabat Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bersama Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, Senin (01/05) pagi.

Jalan santai yang dimulai dari Pelataran Santai (Plasa) Alun-alun Karanganyar itu melintasi Jalan Lawu menuju kearah Taman Pancasila yang berjarak sekitar 1,5 Kilometer. Tepat pukul 07.15 WIB, bendera start dikibaskan Gubernur Ganjar Pranowo. Ribuan buruh dari berbagai organisasi buruh di Kabupaten Karanganyar itu pun berjalan melintasi rute yang telah di tentukan.

Tampak juga di antara peserta jalan sehat itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Seusai memutari Taman Pancasila, rombongan paling depan oleh Gubernur Jawa Tengah dilewatkan Kampung Dompon. Di sana, Ganjar sempat mampir dan berbicara sebentar dengan tetangganya dahulu (saat Ganjar masih kecil tinggal di Karanganyar).

Jalan sehat pun diteruskan sampai dengan perempatan Kantor Pegadaian, kemudian ke arah barat kembali lagi ke Plasa Alun-alun. Sesampainya di garis finish, Ganjar berjoget bersama dengan ribuan buruh.

“Pagi ini saya lihat wajah-wajah yang sehat, gembira. Upah di Kabupaten Karanganyar sudah tinggi. Kalau nilai UMK sudah tinggi tentunya produktivitas, kualitas kerja di tinggikan. Sehingga negara kita semakin maju,” kata Gubernur Ganjar.

Gubernur juga mengimbau agar memiliki rasa handarbeni. Perusahaan butuh buruh, kemudian buruh juga butuh bekerja,mempunyai pendapatan. Kalau tidak ada yang bekerja, siapa yang bikin produk. Kalau bekerja di perusahaan itu, tentu juga senang, mendapat upah, kalau tidak bekerja disitu, kerja dimana.

“Kedepankan dialog musyawarah jika ada masalah, dari Pemerintah akan memfasilitasi,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat berdialog dengan buruh pada Hari Buruh Internasional

Hal yang sama juga dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada saat memperingati Hari Buruh Internasional sudah dua tahun diperingati seperti ini, dan diharapkan semoga kebersamaan ini terus berlangsung.

“Suasana damai dan mengedepankan musyawarah dengan nilai-nilai Pancasila semua bergerak maju, pengusaha, dan tenaga kerja adalah bagian mengisi Kabupaten Karanganyar yang lebih baik,” kata Bupati Karanganyar.(pd)