Beri Pemahaman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa, Pemdes Adakan Bintek

KOMINFO
Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar Bachtiar Syarif membuka Bintek Pengadaan Barang dan Jasa Desa di Graha Pindusita Sondokoro, PG.Tasikmadu, Karanganyar Senin (17/4)

Karanganyar, Senin 17 April 2017

Kapasitas sumber daya aparatur pemerintah desa yang masih jauh dari ideal disinyalir menjadi kendala tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan, hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiar Syarif saat membuka bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa di desa, Senin (17/4/2017) di Graha Pindusita Sondokoro, PG. Tasikmadu, Karanganyar.

“Upaya penguatan kapasitas aparatur desa harus terus menerus dilakukan secara komprehensif atas substansi regulasi-regulasi terkait pengadaan barang/jasa di desa, sehingga pengembangan SDM dapat mencapai tahap kemandirian dan peningkatan,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintahan desa harus sudah ditempatkan dan berperan secara aktif serta berinisiatif dalam bidanng kegiatan pembangunan desa mulai peran sebagai perencana sekaligus pelaksanan pembangunan desa. Berbagai kendala dan permasalahan yang umum dihadapi desa, menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Yang mana kita jadikan sebagai pendorong dan motivasi dalam meningkatkan semangat, untuk membangun desa dengan potensi dan sumber daya yang kita miliki.

“Melalui kerjasama dengan semua pihak terkait, harapan meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penaggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan SDA serta lingkungan secara berkelanjutan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya bintek ini adalah menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik, mewujudkan aparatur yang mampu memahami ketentuan hukum dalam penyelenggaraan pengadaan barang/jasa di desa sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar serta memantapkan pemahaman aparatur mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa di desa.

Pelaksanaan bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari (17 s/d 19 April 2017) tersebut diikuti kurang lebih 340 peserta yang terdiri dari Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan dan tiap-tiap desa baik kasi maupun staf perencanaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind).