FKUB dan BAZNAS Karanganyar Terima Penghargaan dari Menteri Agama

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan terkait FKUB dari Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Hotel Lor In, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/04) sore.

Karanganyar, Kamis (13/04/2017)

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Badan Amal Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menerima penghargaan dari Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, di Hotel Lor In, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/04) sore.

Pada penghargaan yang diberikan pada acara Rapat Kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menerima atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama. Sedangkan Wakil Ketua BAZNAS Karanganyar, Abdul Muid, menerima penghargaan atas Partisipasi Aktif dalam Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah.

Menteri Agama menjelaskan, terkait dengan keragaman bangsa kita  agar mengedepankan moderasi agama, pemahaman agama yang moderat, lawan dari ekstrem (berlebihan).

“Paham agama moderat mampu tidak hanya menghormati keragaman dan perbedaan pihak lain, tapi sekaligus mampu melindungi dan mengayomi,” katanya.

Bupati Karanganyar mengatakan, di Kabupaten Karanganyar terkait kerukunan umat beragama, telah diadakan Kemah Kebangsaan setiap tahun sekali, yakni pemeluk agama yang berbeda berkumpul menjadi satu dalam tenda selama tiga hari, berdiskusi, dan menerima materi dari berbagai narasumber.

“Tahun ini baru saja Kemah Kebangsaan di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, dan itu sudah ke empat kali. Pertama di Ngargoyoso, kedua di Tawangmangu, ketiga di Jatiyoso,” katanya.

Wakil Ketua BAZNAS Karanganyar, Abdul Muid, menerima penghargaan dari Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di Hotel Lor In, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/04) sore.

Terkait dengan BAZNAS, Abdul Muid mengatakan, perolehan Zakat cukup banyak. Sampai saat ini, setiap bulan mencapai hampir Rp. 900 juta, dari target Rp. 1 Miliar.

“Penyaluran juga diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Misalkan saja untuk bantuan untuk PKL di seputar Alun-alun Kabupaten Karanganyar. Juga menyantuni lansia berupa program natura sampai meninggal, berupa sembako,” katanya.(y/pd)

.