Bupati Karanganyar Saksikan Penandatanganan MOU APEKA-CSU Taiwan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono,(kanan) menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dengan Cheng Shiu University (CSU), Taiwan, Sabtu (25/03) pagi, di Ruang Anthorium.

Karanganyar, Minggu (26/03/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dengan Cheng Shiu University (CSU), Taiwan, Sabtu (25/03) pagi, di Ruang Anthorium.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Direktur APEKA Damaryanto Widharto dan Wakil Rektor CSU Dr. Shuenn-Ren Cheng tentang kerjasama pendidikan dan pemberian beasiswa.

Direktur APKEA, Damaryanto Widharto, mengatakan kampus peternakan itu telah berdiri 32 tahun dengan menyelenggarakan pembelajaran mahasiswa diterjunkan ke perusahaan agar mempunyai kompetensi.

“Untuk meningkatkan eksistensi APEKA menjalin kerjasama dengan CSU, tahun kemarin mengirimkan satu mahasiswa ke Taiwan. Selama enam bulan ditempa akademik,” kata Direktur APEKA.

Mahasiswa itu bernama Sri Wahyono. Di sana selain belajar, dia memberikan pelatihan bahasa Indonesia, mengenalkan pariwisata Grojogan Sewu, dan wayang kulit.

“Tahun 2017 ini ada satu, bernama Fuad Ashari dan mudah-mudahan meningkatkan komptensi. Tidak berhenti di situ saja, namun ada tawaran dosen Apeka hadir ke sana, mungkin bulan November,” katanya.

Dia juga mempunyai harapan lebih jauh lagi, yakni APEKA beralih bentuk menjadi Politeknik.  Dengan ada kerjasama tiga pihak APEKA, CSU dan Pemkab Karanganyar untuk mengembangkan pendidikan vokasi di Kabupaten Karanganyar.

“Saat ini APEKA berada diurutan nomor 122 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia dari total 3346 PT. Tentu menjadi kebanggaan dan motivasi kami untuk lebih berkembang,” katanya.

Di tempat yang sama, Dr Shuenn-Ren Cheng (Mr Tomi), menjelaskan CSU berada urutan ke tujuh di Taiwan, dari 157 universitas, karena mempunyai nama dan prestasi yang baik.

“Mulai tahun kemarin kami mempunyai hubungan dengan APEKA. Mahasiswa Sri Wahyono merupakan mahasiswa terbaik di CSU,” katanya.

Dalam kunjungan itu, Mr Tomi, menawarkan memberikan banyak lagi kesempatan mahasiswa mendapat beasiswa untuk kuliah di sana, dan tidak ada batas jumlahnya.

“Kami tadi berdiskusi tentang rencana mendidik lulusan SMA untuk kuliah di sana sekaligus pelatihan, dan kesempatan magang di perusahaan di Taiwan. Harapan lagi setelah lulus bisa membangun rumah dan membuka pabrik di sini,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada kesempatan itu mengatakan segera mengkongkritkan kerjasama ini dengan baik. Pemerintah  akan terus menindaklanjutinya.

“Pada bulan Mei tahun ini akan kesana. Saya juga setuju gagasan menjadi Politeknik bisa segera diwujudkan dengan tiga program studi,” katanya.

APEKA juga mempunyai tugas agar mahasiswa harus didorong untuk lebih maju dan semangat lagi. “Mahasiswa yang telah kuliah di sana agar menginspirasi mahasiswa yang lain. Ini kesempatan bergaul dan belajar dengan orang-orang pintar,” katanya. (pd)