Pembangunan Jalan Selesai, Bupati Menutup Bakti Desaku Maju

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengunting pita peresmian jalan hasil Bakti Desaku Maju. Didampingi Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan, dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Karanganyar, Jumat (24/03/2017)

Pembangunan akses jalan yang menghubungkan Dusun Kentangan ke Dusun Sawahan, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih telah selesai dibangun sekaligus penutupan Bakti Desaku Maju, Kamis pagi (23/03).

Bakti desaku maju yang berada di Desa Pablengan, Kecamatan Matesih membangun jalan penghubung antara 2 dusun yang menghabiskan dana sebesar Rp 240 juta.

Kegiatan pembangunan fisik diantaranya makadam dan dan cor jalan sepanjang 761 Meter, luas 2,5 Meter dan tebal 12cm. Kemudian pembuatan jembatan dengan panjang tiga meter, luas tiga meter dan tinggi dua meter. Dilanjutkan pembangunan gorong-gorong dua tempat dengan panjang tiga meter.

Dalam kesempatan itu, pasiter selaku sekretaris Kodim 0727/Karanganyar Sutatna menjelaskan manfaat pembuatan jembatan dan cor jalan dapat memperlancar transportasi sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, mendorong masyarakat dalam bergotong royong khususnya pembangunan infrastruktur diwilayahnya.

Pelaksanaan giat bakti desaku maju dmulai pada tanggal 8 Maret sampai dengan 23 Maret 2017 selama 15 hari. Dengan hasil yang dicapai sasaran fisik selesai 100 persen.

Pengerjaan pembangunan jalan penghubung melibatkan 90 personil perhari berasal dari Kodim 0727/Karanganyar, Linmas Desa Pablengan dan masyarakat Desa Pablengan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZi Santy Karsa Tarigan beserta jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar menyampaikan sambutan sekaligus menutup Bakti Desaku Maju.

Juliyatmono dalam sambutannyamenyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada jajaran TNI yang berkerjasama dengan pemerintah telah membantu membangun jalan melalui program Bakti Desaku Maju.

Selain itu, Bupati mengatakan agar untuk terus berpikir, terus bergerak lebih maju supaya esok hari ada harapan karena yang memunculkan semangat adalah harapan.

“Teruslah kita berharap, supaya esok hari selalu ada harapan, ada semangat karena semangat itu yang akan menggugah spirit kita.” Kata Juliyatmono.

Dulu jalan yang tidak bisa dilewati sekarang bisa dilewati dengan jalan yang baik, lebih  mudah dan menyenangkan dengan peran TNI bersama masyarakat tentang bagaimana menumbuhkan rasa patriotisme.

Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kenyamanan, keberkahan,kebaikan wilayah yang berada disekitar kita.

“Janganlah ragu berbuat baik, karena perbuatan baik akan menumbuhkan energi positif,” kata Juliyatmono.

Pembangunan jalan dengan gotong royong pasti nanti kualitasnya akan baik.Jika tidak ada rasa gotong royong, kedepannya rasa tenggang rasa antar sesama warga desa akan hilang. (rz/tt)