Bupati : Masalah Pertanahan Perlu Sinergitas Semua Pihak

kominfo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada lepas sambut Kepala Kantor Pertahanan Karanganyar, Jum’at (24/3).

Karanganyar, Jum’at 24 Maret 2017

Masalah pertanahan perlu adanya sinergi dengan berbagai pihak. Karena koordinasi antar satuan kerja akan memudahkan kelancaran dalam penyelesaian masalah tanah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar pada Lepas Sambut Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar, Jum’at (24/3/2017) di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan program Layanan Anggota Masyarakat (Layangmas) berbasis geopasial hasil kerjasama Pemkab dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar sekarang ini sudah bisa diakses melalui internet.

“Untuk pelayanan, masyarakat sudah bisa online ke layangmas.karanganyarkab.go.id,”jelasnya.

Ditambahkannya, Layanmas ini menjadi inovasi pemerintah sebagai evaluasi Pemkab dalam peningkatan pelayanan publik, dan Layangmas ini meraih peringkat sepuluh besar di Indonesia.

Abadikan Gambar : Bupati Karanganyar, Juliyatmono (paling kiri), Kepala BPN Karanganyar yang lama, Dwi Purnama beserta isteri, Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto beserta isteri dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (paling kanan).

Sementara itu, sambutan Kepala BPN terdahulu, Dwi Purnama, untuk pekerjaan mega proyek di Karanganyar sepenuhnya tuntas seperti pembangunan waduk Gondang, jalan tol. Pihaknyapun mengapresiasi Pemkab yang telah menghibahkan Kaldek 1,8 miliar untuk pengarsipan secara elektronik.

“Terima kasih atas kerjasamanya ikut berperan proses dalam pertanahan. Tetap pererat koordinasi, karena kita harus berpedoman pada aturan-aturan Pemerintah daerah,”ujarnya.

Dikatakannya terkait dengan legalisasi aset lima ribu bidang diperlukan dorongan penyiapan dokumen, karena kita tetap memerlukan dukungan dokumen desa, untuk itu perlu segera disukseskan.

“Target kita 12.500 bidang, 1300 bidang sudah kita selesaikan tanah kas desa. Sedangkan aset-aset desa yang telah beralih menjadi kalurahan, tujuh puluh persen sudah selesai. Dan masih perlu untuk didorong terus,”pesannya dihadapan Kepala BPN Karanganyar yang baru.

Selanjutnya Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto menyikapi terhadap progress, pekerjaan siap untuk menyelesaikan.

“Pada intinya kami tetap butuh dukungan dari Pemda terkait kegiatan pertanahan. Dan kami siap selesaikan untuk penyiapan data yuridis dan fisik. Mohon support dan kerjasamanya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)