Pemkab Karanganyar Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual

Karanganyar, Rabu (22/03/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan pendampingan terhadap 16 anak dibawah umur yang mengalami pelecehan seksual, dilakukan oleh F (29).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan terus melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarga agar tumbuh kembali percaya diri dan dilakukan secara tertutup karena menyangkut nama baik keluarga.

“Anak-anak jangan sampai diketahui oleh publik karena menyangkut rasa percaya diri, ini yang paling penting,” kata Bupati Juliyatmono, Rabu (22/03) saat di Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati juga mengharapkan anak yang mengalami pelecehan seksual itu tidak melakukan hal yang sama dikemudian hari. Untuk itu, faktor keluarga menjadi penting.

“Keluarga menjadi benteng, dan komunikasi harian dengan anak sangat penting, ditanya teman dan bergaul dengan siapa,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Karanganyar, dr Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo, menjelaskan pihaknya sudah melakukan pendampingan namun baru dua orang.

“Pendampingan dari sisi kesehatan, dan sisi psikologi untuk keluarga agar menerima, kemudian membesarkan anak dengan baik,” katanya.

KPAI Kabupaten Karanganyar juga akan mendampingi semua anak dibawah umur itu secara bertahap dan simultan serta akan menambah konselor.

“Kami sudah ada penjadwalan terapi sosial, dan psikologis dan mengummpulkan keluarga dan kita juga akan memberikan penyuluhan dampak kedepannya,” katanya. (pd)