Biaya IMB Rumah Ibadat Gratis

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat di acara Acara Penguatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama

Karanganyar, Rabu (22/03/2017)

Biaya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk rumah ibadat di Kabupaten Karanganyar digratiskan. Untuk mengurusnya, tentu harus melengkapi persyaratan administrasi dan tidak ada permasalahan.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, menjelaskan IMB Rumah Ibadat di peraturannya belum Rp 0, tetapi akan diajukan perubahannya, sambil menunggu perubahan, Bupati Karanganyar mempunyai kewenangan diskresi.

“Seluruh rumah ibadat yakni Masjid, Gereja, Vihara, Pura, dan Klenteng bisa diajukan. Bangunan itu yang telah berdiri sebelum 31 Desember 2015 dan belum mempunyai IMB segera didaftarkan, nanti digratiskan atau Rp. 0,”kata Wakil Bupati, Selasa (21/03) saat Acara Penguatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama, di Rumah Makan Jimbaran, Karangpandan.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karanganyar, Badaruddin, menjelaskan direktori seluruh Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) sudah memiliki, tinggal melihat Kecamatan masing-masing, kemudian didata yang belum dapat IMB, maka Ketua PKUB dan anggota menggumpulkan panitia pembangunan untuk memintakan rekomendasi mendapatkan IMB melalui PKUB.

“Surat dibuat oleh Kelurahan/Desa dari pernyataan pengurus kemudian disampaikan Kecamatan, lalu diusulkan ke Bupati dan diterima tim seleksi, apakah itu sudah memenuhi persayaratan, kalau sudah akan diberi piagam. Kemudian IMB akan keluar,” jelas Ketua FKUB Kabupaten Karanganyar.

Namun dia juga menambahkan kalau ada masalah, maka terlebih dahulu diselesaikan dengan baik, jangan sampai timbul permasalahan dikemudian hari.

Hal senada juga dikatakan Kasubbag TU Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Wiharso, mengatakan status tanah diperjelas dan ditegaskan tidak ada penggusuran  di Kabupaten Karanganyar gara-gara belum ber-IMB.

“Segera dijelaskan statusnya. Misalkan saja ada tanah diwakafkan secara lisan, namun belum ditindak lanjuti secara adminitratif, segera diurus tanah wakaf,” katanya.

Dengan begitu tidak ada konflik tanah, terkait dengan tanah rumah ibadah gara-gara ahli waris menggugat karena itu tanah orang tua.

Di dalam Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 100 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Penerbitan Izin Mendirikan Bangunan Rumah Ibadat Pasal 7 Nomor 7, menjelaskan Biaya pelaksanaan Penetapan IMB kolektif dari kegiatan inventarisasi sampai dengan penetapan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (pd)