Konferensi IGTKI-PGRI Kabupaten Karanganyar Ke-VIII

kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutannya sekaligus membuka konferensi IGTKI, Senin Pagi (20/3)

 

Karanganyar, Senin 20-03-2017
Konferensi IGTKI Kabupaten Karanganyar yang ke-VIII diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin Pagi (20/3). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Kepala Perangkat Daerah terkait. Konferensi IGTKI ini merupakan agenda 5 tahunan IGTKI Kabupaten Karanganyar yang bertujuan untuk melaporkan kinerja pengurus selama masa baktinya. Selain itu dalam kesempatan ini juga akan diadakan pemilihan pengurus masa bakti 2017 – 2022 dan penetapan program kerja IGTKI untuk 5 tahun kedepan.

Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar Juliyatmono juga berkenan memberikan sambutan sekaligus berpesan agar dalam pemilihan pengurus baru nanti bisa bermusyawarah dengan baik agar hasil yang dicapai maksimal dan menjunjung tinggi Pancasila.

“Guru PAUD ataupun TK merupakan pekerjaan yang berat, dikarenaka masa depan anak ditentukan dari usia dini. Untuk itu atas nama Pemerintah saya ucapkan terima kasih”, ujar Juliyatmono dihadapan peserta konferensi

Ditambahkan lebih lanjut oleh Juliyatmono, Guru PAUD/TK merupakan orang pertama yang memberikan ilmu kepada anak sehingga diharapkan Guru PAUD/TK harus bisa mengajarkan toleransi beragama dan mampu menanamkan cita-citanya dalam pikiran anak.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah membangun taman ramah anak diselatan Masjid Raya Karanganyar yang dibuka setiap hari dan disana sudah ada pemerhati anak dan Komisi Perlindungan Anak yang akan mendampingi anak-anak yang bermain disana. Dan rencana kedepan taman semacam ini akan dibangun disudut-sudut kota kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu Siti Aminah Ketua IGTKI Karanganyar dalam laporannya mengatakan IGTKI merupakan organisasi profesi yang menjadi mitra Pemerintah untuk memajukan pendidikan, khususnya pada pendidikan anak usia dini. Di Kabupaten Karanganyar, IGTKI beranggotakan 1800 orang dengan komposisi 70% guru swasta dan 30% PNS.

Untuk memantapkan perannya, konferensi kali ini mengambil tema IGTKI PGRI bersatu memantapkan soliditas dan solidaritas organisasi profesi yang kuat, bermartabat dan berperan aktif mendukung program wajib belajar anak usia 5-6 tahun.  Demikian Diskominfo (ad/yoga)