Rohadi Widodo : Sejarah Lahirkan Sikap Patriotisme Generasi Muda

DISKOMINFO
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Membuka Seminar Perjanjian Giyanti Di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (14/3)

Karanganyar, Selasa 14 Maret 2017

Sejarah sangat menarik untuk dipelajari, dengan sejarah dapat membangun dan menumbuhkan sikap  patriotisme yang luar biasa pada generasi muda. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat  membuka Seminar Situs Perjanjian Giyanti, Selasa (14/3/2017).

Disela-sela kegiatan seminar, dilangsungkan Pengukuhan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar Tahun 2017 di Hotel Taman Sari Karanganyar.

Pengukuhan dipimpin langsung Ketua MSI cabang Provinsi Jawa Tengah, Prof. DR. Waseno, M. Hum yang disaksikan Wakil Bupati Karanganyar, Forkopimda, Jajaran Kepala OPD serta Guru MGMP Sejarah  Karanganyar.

“Selamat atas dikukuhkannya MSI Komisariat Karanganyar, semoga mampu melahirkan dan menyingkap tabir sejarah di Karanganyar untuk disampaikan kepada anak-anak kita,”ujar  Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar telah menerbitkan tiga buku sejarah yakni Joko Songgo, Pangeran Samber Nyowo, Ndayu.

“Kita jadikan Karanganyar sebagai tempat bersejarah dan heritage (warisan budaya) pada anak cucu kita agar Karanganyar semakin maju dan sejahtera,”pesannya.

Sementara itu, Ketua MSI Prov. Jawa Tengah, Prof. DR Waseno, M. Hum dalam kesempatan tersebut menyampaikan seminar Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) ini merupakan kegiatan area sosial dan dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap sejarah luar biasa. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah dan partisipasi sejarawan lokal dan masyarakatnya.

“MSI terbuka kepada siapa saja yang tertarik pada sejarah, MSI tidak harus berlatar belakang ilmu sejarah karena pekerjaan kita mengungkap memori dalam bentuk artefak dan tertulis,”terangnya.

Ditambahkannya sejarah Karanganyar harus diungkap secara gamblang dari berbagai sumber yang selanjutnya dikomunikasikan dalam bentuk jurnal, bahan ajar dan menjadi sumber pendidikan jati diri kebanggaan terhadap Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind).