Kabupaten Karanganyar Raih Piala WTN 2016 Bidang Lalu Lintas

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima Piala Wahana Tata Nugraha tahun 2016, didampingi Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, dan Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kabupaten Karanganyar Sundoro
Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) seusai menerima Piala Wahana Tata Nugraha tahun 2016, didampingi Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak (kiri), dan Kepala Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karanganyar, Sundoro (kanan)

Karanganyar, Selasa (31/01/2017)

Kabupaten Karanganyar meraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Tahun 2016, Bidang Lalu lintas Kategori Kota Kecil, diserahkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Pudji Hartanto, dan diterima langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (31/01) di  Hotel Merlyn Park, Jakarta.

Penghargaan yang diserahkan itu merupakan hasil penilaian Tim Penilai Piala WTN dari Pusat dan Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2016. Penilaian untuk melihat langsung ketertiban dan  kelengkapan infrastruktur lalu lintas.

Dari hasil penilaian itu, menambah daftar penghargaan Piala WTN bagi Kabupaten Karanganyar untuk ke lima kali. Sejak tahun 2012, 2013, 2014, 2015, dan 2016 pada kategori yang sama.

Penghargaan itu berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP. 588 Tahun 2016 tentang Penerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota Tahun 2016.

Kabupaten Karanganyar juga terus memperbaiki sarana dan prasarana lalu lintas, agar pengguna jalan merasa nyaman dan aman. Tidak saja pengguna di jalan raya, namun juga bagi pejalan kaki dengan membuat pedestrian yang memadai dan ramah bagi penyandang disabilitas.

“Pelebaran Jalan Lawu sudah selesai tahun lalu, juga dilengkapi marka garis tanpa putus dan “mata kucing” agar pengguna jalan lebih tertib berlalu lintas. Adapula aturan batas kecepatan kendaraan maksimal 40 kilometer/jam,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga menambahkan, akan memberi rambu penyeberang jalan. Ketika pejalan kaki akan menyeberang jalan, tinggal tekan tombol,dan lampu menyala merah, pejalan kaki bisa menyeberang dengan aman.

Di Kabupaten Karanganyar juga sudah ada Ruang Henti Kendaraan (RHK) Khusus Kendaraan Roda 2 di tiga persimpangan jalan, yakni perempatan Papahan, perempatan Pegadaian dan simpang Bejen. RHK dimaksudkan sebagai tempat berhenti kendaraan roda dua berada paling depan, sedangkan untuk mobil berada dibelakang RHK tersebut.

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar disetiap tahun mengadakan lomba Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) dan Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tahun 2016.

“Saya mengharapkan semakin baik tingkat ketertiban berlalu lintas baik pengendara kendaraan juga penyeberang jalan, budaya tertib itu yang ingin kita tingkatkan” kata Bupati.pd