Juliyatmono Buka Bupati Cup III Tahun 2017

kominfo
Eksibisi antara Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan salah satu atlit membuka turnamen Bupati Cup III Tahun 2017, Jumat Pagi (27/1)

Karanganyar, 27 Januari 2017

Guna mendorong kemajuan olahraga untuk lebih berprestasi di Kabupaten Karanganyar, Pengurus Cabang Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Turnamen Tenis Meja Sukun Bupati Cup III Tahun 2017 yang berlangsung Jumat – Minggu, 27-29 Januari 2016 bertempat di GOR R.M. SAID Karanganyar. Bupati dan Wakil Bupati didampingi Sekda Karanganyar dan OPD terkait hadir pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono mengapresiasi atas terselenggaranya turnamen ini dan berharap akan muncul atlit tenis meja nasional dari Kabupaten Karanganyar. Olahraga sebagai sarana untuk mempromosikan hidup sehat dan  tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga yang murah serta menyehatkan maka sangatlah tepat kalau olahraga ini semakin digemari dan dicintai oleh masyarakat terkhusus masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

“Semoga anak-anak di Kabupaten Karanganyar cerdas tidak hanya dibidang ilmu pengetahuan saja tetapi juga sehat dan berprestasi”, ujar Juliyatmono

Sebelum mengakhiri sambutannya dan membuka turnamen, Bupati Karanganyar berpesan untuk menjauhi narkoba, Narkoba No Olahraga Yes dihadapan atlit tenis meja yang akan bertanding di turnamen tersebut.

Sementara itu Ketua Panitia Turnamen Bupati Cup III Tahun 2017 Jonet Purwadi melaporkan bahwa turnamen diikuti oleh 517 atlit dan 22 klub Persatuan Tenis Meja (PTM) yang terbagi dalam 7 kategori yaitu kategori usia dini putra putri dengan usia kelahiran tahun 2006 keatas, kategori pemula putra dan putri dengan usia kelahiran tahun 2004 keatas, kategori kadet dengan usia kelahiran tahun 2002 keatas, kategori yunior dengan usia kelahiran tahun 2000 keatas, kategori umum, kategori penghobi dan kategori veteran dengan usia kelahiran tahun 1972. Adapun turnamen ini akan memperebutkan piala dan uang pembinaan dengan total 26 juta rupiah. Demikian Diskominfo (ad/yoga)