Sosialisasi SIRUP

DSC_0114
Sosialisasi SIRUP di R. Podang 1 Setda Kab. Karangangar, Kamis, 26 Januari 2017

Pemerintah dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima dan berkualitas. Kegiatan-kegiatan pemerintah pun dituntut lebih transparan sehingga masyarakat luas bisa melihat kinerja pemerintahan di daerahnya.

Untuk menunjang hal ini sistem yang semakin baik terus-menerus dikembangkan dan dilaksanakan oleh pemerintah. Tak ketinggalan pula dalam hal pengadaan barang dan jasa, pemerintah semakin dituntut lebih profesional dan trasparan. Oleh karena itu saat ini telah ada sistem  baru bagi pengadaan barang dan jasa pemerintah supaya bisa lebih lagi menekan isu sensitif tentang praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

Sistem baru tersebut bernama Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Untuk mengenalkan sistem baru ini hari ini Kamis, 26 Januari 2017 diadakan Sosialisasi dan Pelatihan SIRUP  di Ruang Podang 1 Setda Kabupaten Karanganyar yang diikuti oleh 48 peserta yang terdiri dari Admin SIRUP dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan ini yaitu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yang diwakili Kepala Bidang Tata Kelola Informatika, Drs. Bambang Sugito menyampaikan bahwa Sosialisasi dan Pelatihan SIRUP ini dimaksudkan  agar para Admin SIRUP dari OPD memahami aplikasi SIRUP yang baru, karena ada perbedaan menu dan fitur yang cukup signifikan.

Sistem pengadaan berbasis web ini sebagai sarana atau alat untuk mengumumkan Rencana Umum Pengadaan baik yang akan dilelangkan maupun penunjukan langsung dengan pertimbangan transparansi, cepat dan profesional.

Karena berhalangan hadir, Bupati mewakilkan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Dahono, SIP, M.Si. untuk menyampaikan sambutannya. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa untuk menjamin pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bebas dari KKN, pemerintah membuat mekanisme pengadaan barang dan jasa secara elektronik atau yang disebut e-procurement. E-procurement berbasis teknologi informasi, yakni menggunakan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi.

Keuntungan dari pengadaan secara elektronik selain efisien dari segi waktu, mudah pengawasannya, juga bersifat transparan. Pengadaan barang dan jasa melalui e-procurement ini telah dirintis melalui SIRUP. sIRUP menjadi alat atau piranti yang menjamin proses pengadaan secara clear, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Kemudahan-kemudahan dan keuntungan dari SIRUP adalah dampak dari adanya proses online yang terkoneksi dengan jejaring sehingga mampu membatasi dan mengeliminasi hal-hal yang tidak kita inginkan terkait dengan tingkah laku korupsi. (kris/adit)