12.300 Bidang Tanah di Targetkan Rampung Tahun 2017

KOMINFO
Suasana Sosialisasi Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Tahun Anggaran 2017, Kamis Pagi (26/1)

Karanganyar, 26 Januari 2017

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar Dwi Purnama saat membuka Sosialisasi Kegiatan Percepatan Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2017 di Aula Kantor BPN Karanganyar, Kamis Pagi (26/1). Hadir dalam acara tersebut Sekda Karanganyar Samsi, Perwakilan Polres Karanganyar, Perwakilan Kantor Kejaksaan Negeri Karanganyar, Camat, Kepala Desa dan Perangkat Desa 5 (lima) Kecamatan dari 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono, Sekda Karanganyar Samsi menyambut baik acara ini dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan membantu semaksimal mungkin dan siap memfasilitasi guna memperlancar proses persertifikatan saat tim Ajudikasi Percepatan dan Satgas Fisik Serta Satgas Yuridis melaksanakan tinjauan kelapangan guna pengukuran bidang tanah.

“Saya perintahkan kepada Camat Jumapolo, Camat Matesih, Camat Jenawi, Camat Ngargoyoso dan Camat Jatiyoso beserta Kepala Desa yang menjadi lokasi pensertifikatan guna memperlancar proses persertifikatan fasilitasi kepada tim saat turun kedaerah”, ujar Samsi

Lebih lanjut dikatakan Samsi, bahwa APBD 2017 Pemkab Karanganyar telah mengalokasikan anggaran kepada Kantor Pertanahan Karanganyar untuk pembelian Caldec (almari penyimpan buku tanah), diharapkan dengan adanya caldec pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan maksimal.

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar Dwi Purnama melaporkan bahwa target yang harus diselesaikan proses pensertifikatan tahun 2017 sebanyak 12.300 bidang tanah diantaranya 1.300 bidang merupakan tanah kas desa tersebar kedalam 5 kecamatan dan 24 desa.

“Target tersebut harus diselesaikan November 2017 ini, berarti sebanyak 1.230 bidang tanah harus diselesaikan tiap bulannya”, tegas Dwi Purnama

Pembiayaan pensertifikatan gratis, akan tetapi biaya-biaya yang timbul akibat dari persyaratan berkas seperti materai, pembuatan akta, patok tanda batas dan lain-lain sepenuhnya menjadi tanggungan pemohon. Demikian Diskominfo (ad/yoga)