Penandatangan Pakta Intregritas dan Penyerahan DPA 2017

KOMINFO
Penandatanganan Pakta Intregritas dan Penyerahan DPA 2017 : Drs. Samsi, M.Si selaku Ketua KWARCAB Kabupaten Karanganyar menandatangani DPA 2017, Selasa Pagi (24/1)

Penandatangan Pakta Intregritas dan Penyerahan DPA 2017 berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Pagi (24/1). Bupati dan Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah hadir secara langsung beserta Kepala OPD dilingkup Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, berharap DPA yang sudah siap, kegiatan pemerintahan secepatnya dapat terselenggara dan mampu terserap seratus persen. Kepada seluruh OPD yang ada, dihimbau supaya dalam pelaporan input, output, outcome dan benefit harus efisien dan dapat dipertanggung jawabkan, selain itu pelayanan kepada masyarakat juga harus menjadi proritas utama. Pemkab Karanganyar di tahun 2016 yang lalu mendapatkan prestasi Dana Rakca dari Kementerian Keuangan RI dan diraihnya kembali opini WTP atas pelaporan keuangan TA. 2016 lalu menjadi pemicu semangat untuk meningkatkan kinerja di tahun 2017.

“Kerja keras, kerja ikhlas dan kerja tuntas, kita songsong 2017 ini dengan semangat bersama demi mewujudkan Karanganyar Maju dan Sejahtera”, harap Juliyatmono.

DPA Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 ini, Karanganyar memberikan hibah kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar untuk membantu pensertifikatan gratis bagi warga Karanganyar, selain itu juga disediakan pos – pos anggaran untuk Organisasi seperti KONI dan Pramuka (Kwarcab).

Sementara itu Sumarno selaku Kepala Badan Keuangan Daerah Karanganyar menjabarkan DPA 2017, meliputi : DPA SKPD 2017, DPA SKPD Pendapatan sejumlah 12 DPA dengan jumlah Rp. 280.521.424.000,-. DPA SKPD Belanja sejumlah 45 DPA dengan rincian, Belanja tidak langsung SKPD Rp. 1.068.375.534.000,- dan Belanja Langsung Rp. 596.648.513.000,-. Sedangkan untuk DPA PPKD terdiri dari, Pendapatan sejumlah 1 DPA sebesar Rp.1.674.527.545.000,-, Belanja sejumlah 1 DPA sebesar Rp. 377.524.923.000,-, Pembiayaan 1 DPA yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Daerah sebesar Rp. 97.500.000.000,- dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp. 10.000.000.000,-.

”Penyerahan DPA sendiri bertujuan agar kegiatan yang dibiayai APBD agar dapat segera dilaksanakan,” ujar Sumarno saat menyampaikan laporannya. (ad/yoga)