Pasar Nglano Diresmikan, Pedagang Tempati Kios Gratis

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengunting pita, sebagai tanda peresmian pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menggunting pita, sebagai tanda peresmian Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu.

Karanganyar, Senin (23/01/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara resmi meresmikan pasar Nglano, di Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar dan menyerahkan kepada pedagang lama dengan kios gratis, Minggu (22/01) malam.

“Pasar ini dibangun habis Rp. 16.4 miliar dan telah selesai dengan baik, maka pedagang yang dulu menempati segera menempati kembali dan gratis, tidak ada pembayaran lagi,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati juga menegaskan jangan sampai ada orang yang meminta uang, dan pedagang memberi uang kepada orang itu, sebab Pemerintah Kabupaten Karanganyar tidak memungut biaya.

“Pemerintah Kabupaten Karanganyar menginginkan masyarakat sejahtera. Pedagang menempati tempat lama, tidak ada pengundian,” kata Bupati.

Sementara itu, dulu yang menempati pasar burung, di utara jalan akan dibersihkan dan diberi tenda pedagang agar terlihat bersih.

Los-los nantinya akan diberi sekat biar pantas, supaya pembeli senang, dan bersih. Pembangunan pasar Nglano telah selesai pembangunan pada 17 Desember 2016, dengan fasilitas yang dibangun terdiri 183 kios, 8 los terisi 416 lapak kios, mushola dan sarana lainnya.

“Pada 21 Januari 2017 telah dilaksanakan sosialisasi Pedagang untuk menempati 8 los terisi 416 lapak kios, 183 kios dan 28 kios burung di Pasar Nglano,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki.

Bersamaan dengan peresmian pasar itu juga diadakan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk, dengan lakon “Banjaran Noroyono”.pd