Dukutan, Tradisi Tawuran Warga Nglurah

Pemuda Dusun Nglurah memanggul makanan dari bahan jagung dan sayur untuk acara Dukutan
Pemuda Dusun Nglurah memanggul makanan dari bahan jagung dan sayur untuk acara Dukutan

Karanganyar, Selasa (10/01/2017)

Dusun Nglurah, Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu mempunyai tradisi unik yang sudah ada turun temurun. Warga setempat biasa menyebutnya dengan Dukutan.

Diceritakan oleh Kepala Lingkungan (Kaling) Nglurah, Ismanto, asal usul ada Dukutan waktu dulu di Dusun Nglurah, ada dua kampung, yakni Nglurah Kidul (Selatan) dan Nglurah Lor (Utara) sering terjadi perselisihan warga hingga terjadi tawuran.

“Di masing-masing kampung itu ada tokoh, Nyai Roso Putih (Nglurah Kidul), dan Kyai Menggung (Nglurah Lor). Seiring berjalannya waktu, dua tokoh itu akhirnya menikah menjadi suami istri, dengan harapan warga disana bersatu dan tidak berselisih,” kata Ismanto, Selasa (10/01).

Ismanto juga menjelaskan tradisi Dukutan diadakan setiap Selasa Kliwon, Wuku Dukut, dengan upacara adat melempar makanan yang terbuat dari bahan jagung oleh belasan pemuda desa dengan menggunakan pakaian adat.

“Pemuda-pemuda Dusun itu berkeliling di area Situs Menggung, dengan  memanggul sampai makanan dan sayuran itu habis,” kata Kaling Ismanto.

Lemparan itu kearah keluar dan masih berada di area Situs peninggalan abad ke 14 itu, ada juga yang mengenai tubuh penonton. Karena tubuhnya dilempari, warga juga membalas lemparan makan ke arah pemuda itu. Hingga terjadi saling lempar, seperti tawuran antar warga. Ratusan warga, yang sejak pukul 07.30 WIB sudah memadati lokasi acara.

“Namun setelah acara itu dan keluar di area Situs, tidak ribut lagi. Warga juga sudah rukun kembali,” kata Ismanto.

Dari penjelasanya, kenapa dipilih tumpeng dari bahan jagung, karena agar menjalani kehidupan lempeng (lurus).

“Jagung itu dilemparkan keluar, dengan harapannya jiwa yang suci, tenang, tentram, dan tidak berpikir hal keduniaan,” ujarnya.

Di Dusun yang terkenal dengan kampung tanaman hias itu, di rangkaian acara, pada malam harinya ada hiburan wayang kulit semalam suntuk.pd