TPID Pantau Pasokan Elpiji dan BBM

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar memantau di agen,  SPBU dan SPPBE  terkait pasokan LPG dan bahan bakar mesin, Rabu (21/12) pagi.
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar memantau di agen, SPBU dan SPPBE terkait pasokan LPG dan bahan bakar mesin, Rabu (21/12) pagi.

Karanganyar, Rabu (21/12/2016)

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar memantau di agen,  SPBU dan SPPBE  terkait pasokan LPG dan bahan bakar mesin, Rabu (21/12) pagi.

Ketua TPID Kabupaten Karanganyar, Samsi, memimpin langsung pantauan itu. Sasaran pertama di agen LPG PT. Salma Wicaksana. Di tempat tersebut, Ketua TPID dan Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius Suryadi secara sampling menimbang berat isi dan kosong tabung gas tiga kilogram.

Ditempat itu, dari hasil timbangan tidak ditemukan berat total tabung yang kurang dari berat normal. Kemudian, tim melanjutkan ke SPBU Bejen, untuk memantau pasokan Bahan Bakar Mesin (BBM) menjelang tahun baru dan Natal. Selain itu menimbang gas isi tiga kilogram.

Selanjutnya tim mendatangi di SPBU Popongan dan SPPBE PT. Wijaya Sarana Gasindo untuk memantau pasokan BBM dan LPG.

“Kita ketahui sementara persediaan LPG dan BBM masih cukup, jadi masyarakat tidak usah was-was. Kita cukupi kebutuhannya,” kata Samsi, Rabu (21/12) di SPPBE PT. Wijaya Sarana Gasindo.

Selain itu dari hasil timbangan ternyata normal dan bahan bakar mesin semua jenis  cukup sampai akhir dan awal tahun 2017. Samsi, juga mengatakan warga yang berpergian melintas di wilayah Kabupaten Karanganyar tidak usah kuatir, karena pasokan cukup.

“Kami juga menghimbau ASN dan masyarakat yang berpenghasilan cukup tidak mengunakan LPG bersubsidi. Karena yang tiga kilogram untuk warga kurang mampu,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Perekonomian menjelaskan, jika ada kekurangan disiapkan tambahan alokasi khusus. Dalam satu tahun ini sudah siapkan 9 juta 102 ribu tabung, dan sudah terdistribusi dengan baik. Di Kabupaten Karanganyar dipastikan sampai akhir tahun ini tidak ada kendala distribusi LPG 3 Kilogram.

“Di Desember ini ada kenaikan sekitar 4 persen dari total harian, dan cadangan masih ada sisa kuota di 2016. Jika dibutuhkan, Pertamina siap untuk mensuplai,” katanya.pd