Bupati Karanganyar : “Stop sogokan, cegah gratifikasi”

kominfo
Penandatanganan Komitmen Pengendalian Gratifikasi oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono diikuti seluruh peserta sosialisasi diseminasi Perbup 74 Tahun 2016

Hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya acara Diseminasi Perbub Nomor 74 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Kabupaten Karanganyar Tahun 2016 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Siang (21/12). Hadir dalam acara tersebut perwakilan Inspektorat Propinsi Jawa Tengah, Ketua Komisi A DPRD Karanganyar, Sekda Karanganyar dan Pejabat dilingkup Pemkab Karanganyar serta perwakilan penyedia jasa, Direktur BUMN / BUMD yang ada di Kabupaten Karanganyar.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan pembentukan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) di masing-masing kabupaten/kota merupakan langkah konkrit pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja akuntabilitas, integritas dan pelayanan public sebagai tindak lanjut hasil Rakor Bupati Walikota se Propinsi Jawa Tengah di Semarang 18 Oktober 2016 yang lalu.

Kabupaten Karanganyar berdasar hasil audit BPK-RI terhadap LKPD tahun 2015 dan 2016 berturut-turut mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini tentu saja menunjukan komitmen yang kuat dari Kabupaten Karanganyar dalam menyelenggarakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Mari kita upayakan, kendalikan dan cegah gratifikasi. Mari bekerja dengan bersama-sama dengan langkah yang baik”, pesan Juliyatmono

Sementara itu, Inspektur Daerah Karanganyar Sucahyo dalam laporannya mengatakan kegiatan diseminasi ini diikuti oleh seluruh pejabat eselon 2 yang ada di lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar, Direktur BUMN/BUMD serta perwakilan penyedia barang jasa di Kabupaten Karanganyar dengan mendatangkan narsum dari Inspektur Prop. Jawa Tengah. Ditengah acara dikukuhkan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) di Kabupaten Karanganyar sekaligus penandatanganan komitmen pengendalian gratifikasi oleh semua peserta. Demikian Dishubkominfo (ad)