Siswa Siswi Karanganyar Deklarasikan Anti Narkoba

Kominfo

Foto bersama : Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo bersama guru dan siswa-siswi SMAN 1 Karanganyar.

Dalam rangka memberantas narkoba dikalangan pelajar, P4GN Karanganyar bekerjasama dengan Jawa Pos mengadakan Sosialisasi Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap  Narkoba (P4GN) di sebelas sekolah SMA/SMK di Kab. Karanganyar.

Roadshow deklarasi anti narkoba kali ini dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar, Senin (28/11). Wakil Bupati sekaligus Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutannya menegaskan bahaya narkoba yang tidak hanya menyerang remaja tetapi sudah merambah ke dunia anak-anak, memang harus menjadi perhatian luar biasa dari semua pihak.

Kominfo

Ketua P4GN, Rohadi Widodo, saat memaparkan Narkoba yang menyerang dari berbagai kalangan, utamanya generasi muda, Senin (28/11) di Aula SMAN 1 Karanganyar.

“Merokok salah satu pintu masuk narkoba, karena dari merokok kemudian akan berlanjut ke minum-minuman keras sampai akhirnya narkoba, sex bebas dan Aids,” terang Wabup dihadapan siswa siswi pelajar SMA N 1 Karanganyar.

Ia juga mengutip pernyataan Panglima Tinggi TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa negara-negara yang berada di garis ekuator menjadi sasaran utama asing karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti negara Indonesia. Sehingga banyak cara yang dilakukan pihak-pihak luar untuk melakukan penjajahan jenis baru terhadap kekayaan alam Indonesia. 27 tahun lagi sudah dipastikan dunia akan krisis energi. Sedangkan dua persen penduduk Indonesia merupakan pencandu narkoba. Sekitar 15 ribu jiwa meninggal setiap tahun karena narkoba. Ini tujuannya untuk menciptakan Indonesia sebagai negara yang bodoh. Untuk itu Panglima TNI mengajak  kepada seluruh pemuda untuk mewujudkan bahwa Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Lebih lanjut Wabup menceritakan kisah anak tukang sapu pasar Jungke Karanganyar yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 602 gram dan dikenai hukuman berat.

“Ini merupakan pembelajaran berharga untuk kita semua bahwa narkoba sudah menyerang dari berbagai arah. Tidak kenal usia, latar belakang ekonomi, status sosial,” tandasnya.

Diharapkannya dengan adanya Roadshow ini dapat membantu memberikan penjelasan tentang bahaya narkoba dikalangan pelajar sehingga terwujud anak-anak yang cerdas, berkualitas dan jauh dari narkoba.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut di Deklarasikan Bahaya Narkoba yang dipimpin langsung Ketua P4GN, Rohadi Widodo dan diikuti seluruh siswa siwi SMA N 1 Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)