Donor Darah Masal Capai 999 Kantong

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widdo juga ikut sebagai pendonor darah.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widdo juga ikut sebagai pendonor darah, pada acara Donor Darah Masal Kabupaten Karanganyar Tahun 2016.

Karanganyar, Rabu (23/11/2016)

Palang Merah Indonesia (PMI ) Cabang Karanganyar bekerjasama dengan PMI Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen dan Klaten mengadakan donor darah masal bagi warga Kabupaten Karanganyar, Rabu (23/11) di Gedung Wanita Karanganyar dan telah mencapai 999 kantong darah.

“Kami mempersilakan bagi warga yang bersedia untuk menjadi donor darah, tentunya dengan pemeriksaan awal, apakah bisa diambil darahnya atau tidak. Hingga akhir acara, telah mencapai 999 kantong darah,” kata Kepala PMI Cabang Karanganyar, Timotius Suryadi, di lokasi acara.

Dari pengamatan, nampak pendonor bagi kalangan ASN, TNI, Polri, dan warga lainnya memadati tempat acara. Setelah menimbang berat badan, diperiksa tensi tekanan darah, pendonor diperbolehkan untuk diambil darahnya.

“Syarat lain sehat,umur minimal 17 tahun sampai 60 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, tidak punya riwayat HIV/AIDS, sipilis, donor darah minimal 3 bulan sekali maksimal 1 tahun 5 kali, dan tidak meminum obat dalam 2-3 hari,” kata Direktur Unit Donor Darah (UDD) PMI Cabang Karanganyar, dr Yaqub Iskandar.

Namun jika tekanan darah tidak normal, maka tidak boleh donor darah. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widdo juga ikut sebagai pendonor darah.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan donor darah disamping bakti kemanusiaan, pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar ikut mendonorkan untuk kemanfaatan bagi siapapun yang membutuhkan.

“Ini juga sebagai promosi bahwa ASN bebas dari narkoba, karena tes juga melalui darah, kita akan lihat bagaimana. Dulu juga ada tes lewat urine mendadak,” kata Bupati.pd