Meriahkan HUT Karanganyar, 500 Siswa Ikuti Lomba Olahraga Tradisional

Masih dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99, Federasi Olahraga rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Karanganyar menyelenggarakan lomba olahraga tradisional yang diikuti sekolah tingkat SMP/SMA/SMK di lingkungan Karanganyar.

Adapun olahraga tradisional yang dilombakan, diantaranya tarik trambang, balap karung, lomba bakiak dan igrang.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono mencoba igrang, pada Lomba Tradisional.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono  dalam sambutannya berharap dengan diadakannya berbagai lomba olahraga tradisional memeriahkan HUT Karanganyar ke-99 ini, semoga dapat terlaksana dengan meriah, lancar dan tertib.

“Semoga ini dapat menjadi agenda rutin sebagai salah satu cara kita melestarikan olahraga tradisional. Kepada para Juri, saya pesan untuk tetap fair dalam menilai dan kepada peserta tetap jaga sportifitas. Meskipun lomba ini akan ada piala dan uang pembinaan, tetapi yang terpenting adalah rasa kebersamaan dan kekompakan kita,” terang Juliyatmono saat membuka Lomba Olahraga tradisional.

Ditambahkannya, agar generasi muda kita ditanamkan nilai-nilai Tri Dharma RM. Said yakni Rumangsa Handarbeni yang berarti memiliki tanggung jawab, Wajib Melu Hangrungkebi ikut menjaga wilayah serta Mulat Sarira Hangrasa Wani untuk selalu mawas diri.

“Tri Dharma akan membentuk generasi-generasi muda yang kuat, beretika, cinta tanah air, merasa memiliki dan bertanggung jawab sehingga menjadikan generasi yang berkarakter dan berkualitas,” tandas Bupati.

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliy6atmono saat membuka Lomba Balap Karung yang diikuti oleh siswi SMP, Selasa (8/11), di Alun-alun Karanganyar.

Kominfo

Lomba bakiak Latih Kekompakan

Sementara itu, Ketua FORMI Karangayar, Sumarno, dalam laporannya menyampaikan berbagai lomba olahraga tradisional diikuti kurang lebih 500 siswa siswi sekolah tingkat SMP/SMA/SMK yang berlangsung satu hari, Selasa (08/11/2016) di Alun alun Karanganyar sebagai lokasi lomba.

Di hari yang sama masih dalam rangkaian jelang HUT Karanganyar, usai membuka lomba Tradisional dilanjutkan dengan Seminar Membedah Potensi Ekowisata Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber, Bambang Jasnanto, warga Karanganyar sekaligus Dosen Sekolah Pariwisata di Bandung dan Aulia Emkatani sebagai Putri Daerah Karanganyar Lulusan Terbaik Pasca Sarjana Jurusan Manajemen Sumber Daya Pengairan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengatakan bahwa Karanganyar memang telah lama dikenal sebagai Bumi Intan Pari yang berarti tanah kaya akan industri, pertanian, perkebunan serta pariwisatanya.

“Sekarang ini kita tengah membangun terminal wisata di Karangpandan yang kita namakan Terminal Bangun Makuto Romo yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas baik dari segi armadanya, penginapan/hotel, pusat oleh-oleh, disediakan pula toilet yang berjumlah 60 buah dan fasilitas lainnya sebagai daya tarik wisatawan,”katanya.

Selanjutnya Sumarno, selaku Kepala Disdikpora Karanganyar menyampaikan tujuan dari kegiatan seminar ini adalah untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (Tim)