Lestarikan Budaya, Pelajar Membatik Masal Di Car Free Day

Acara membatik masal saat Car Free Day (CFD) dengan diikuti ratusan pelajar SD, dan SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar di Car Free Day (CFD)

Acara membatik masal saat Car Free Day (CFD) dengan diikuti ratusan pelajar SD, dan SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar di Car Free Day (CFD)

Karanganyar, Senin (17/10/2016)

Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karanganyar mengadakan acara membatik masal saat Car Free Day (CFD) dengan diikuti ratusan pelajar SD, dan SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar.

“Kami mengadakan acara ini untuk memperingati Hari Batik Nasional, dan tujuan lain yakni melestarikan budaya turun temurun cara membatik,” kata Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Karanganyar, Susamti.

Selain itu juga acara m’Batik On The Street itu mengenalkan secara langsung batik dan cara membatik bagi kalangan pelajar, terlebih menumbuhkan rasa cinta budaya batik.

Sejak pukul 07.00 WIB, Minggu (16/10), ratusan peserta itu telah bersiap membatik. Untuk pelajar SD, disediakan kain berbentuk kotak dengan motif yang sudah ditentukan dengan ukuran 20×20 sentimeter. Sedangkan untuk SMP dikain putih sepajang 25 meter, dan mereka membatik dengan motif bebas.

Salah seorang peserta Anisa, pelajar dari SD Negeri 3 Karanganyar mengatakan di acara membatik masal itu baru pertama kali diikuti dan pengalaman membatik bagi dirinya.

“Saya baru pertama kali membatik. Tadi agak kesulitan, karena lilin sering menetes, dengan mengunakan canting mengikuti motif batik,” kata Anisa, saat dijumpai seusai acara.

Selain membatik masal, acara itu juga dimeriahkan dengan peragaan busana batik oleh Putra Putri Lawu tahun 2016 dan model, serta hiburan musik.pd