Proyek Peningkatan Lima Jalan Penghubung Dimulai

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat meninjau pelaksanaan dimulainya peningkatan jalan Matesih-Tawangmangu, Rabu (05/10) pagi.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat meninjau pelaksanaan dimulainya peningkatan jalan Matesih-Tawangmangu, Rabu (05/10) pagi.

Karanganyar, Kamis (06/10/2016)

Proyek peningkatan lima jalan penghubung di Kecamatan Karanganyar, Tawangmangu, Jatiyoso dan Matesih mulai dikerjakan pada awal bulan Oktober 2016 dengan total panjang 30,6 kilometer.

Ke lima jalan penghubung itu yakni di Kecamatan Karanganyar dari jalan Karanganyar-Ngadiluwih, Kecamatan Jatiyoso dari Beruk-Wonokeling, dan Tlobo-Wonorejo. Kemudian di Kecamatan Matesih dari Ngadiluwih-Matesih, dan Matesih-Tawangmangu dengan target pada bulan Desember tahun 2016 sudah bisa selesai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Karanganyar,     Edhy Sriyatno mengatakan untuk mempercepat pengerjaan, maka pemenang lelang untuk membuat kelompok-kelompok pekerjaan.

Sedangkan proyek yang dikerjakan terdiri jalan Karanganyar-Ngadiluwih sepanjang 4,9 kilometer. Jalan antara Beruk-Wonokeling dengan panjang 4,820 meter, dan lebar bervariasi dari 3 meter hingga 3,5 meter,  serta dibuat dari beton, bukan aspal. Karena pada desain awal dari aspal kontraktor tidak berminat.

“Jalan Tlobo-Wonorejo dikerjakan selama 105 hari, dengan panjang 5,5 kilometer, lebar tiga meter sudah dimulai, dengan target selesai 15 Desember 2016,” kata Edhy Sriyatno.

Kemudian di Kecamatan Matesih dari Ngadiluwih-Matesih, sepanjang 5.925 meter, dan Matesih-Tawangmangu dengan volume 9,5 kilometer dimulai dari pertigaan lampu merah hingga Tawangmangu dengan lebar enam meter.

Sementara itu harapan untuk selesai hingga bulan Desember 2016 dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat peninjauan , di masing-masing titik dimulai pengerjaan jalan.

“Saya berharap jangan sampai melebihi pertengahan bulan Desember 2016. Bagaimana caranya supaya bisa selesai dan tidak terlalu resiko di akhir tahun. Berdayakan masyarakat setempat yang bisa diajak mengerjakan,” kata Bupati Karanganyar, Rabu (05/10).

Bupati juga meminta kepada pemenang lelang agar memberi petanda pengaman agar pengguna jalan tidak terjerumus masuk lubang galian.pd