342 Guru Ikuti Lomba Guru Berprestasi

Lomba Guru Berprestasi Kabupaten Karanganyar tahun 2016 diikuti sebanyak 342 guru dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (30/09) di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar

Lomba Guru Berprestasi Kabupaten Karanganyar tahun 2016 diikuti sebanyak 342 guru dan dibuka secara resmi oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (30/09) di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar

Karanganyar, Jumat (30/09/2016)

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, pada tahun 2016 ini mengadakan Lomba Guru Berprestasi yang diikuti sebanyak 342 guru di Kabupaten Karanganyar.

Kepala Disdikpora Kabupaten Karanganyar, Sutarno, mengatakan sejumlah 342 guru itu hasil seleksi dari tingkat UPT Kecamatan dan di satuan pendidikan, yang berasal dari guru kelas dan guru mata pelajaran.

“Dari jumlah itu, terdiri guru kelas TK sebanyak 17 guru, SD 102 guru, guru mata pelajaran SMP 39 guru, SMA dan SMK masing-masing 117 guru dan 67 guru, serta berlangsung selama dua hari,” kata Sutarno.

Dengan adanya lomba ini seperti tahun 2015, dengan slogan “Guruku Idolaku”, yakni guru sebagai idola murid-murid melalui prestasi, diharapkan menjadi motivasi bagi guru yang lain.

Untuk lomba tahun ini, Disdikpora Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah. Peserta diwajibkan mengikuti tes tertulis, unjuk kerja dan wawancara.

Saat pembukaan acara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan lomba ini sebagai penyemangat lagi bagi guru-guru untuk berprestasi, Jumat (30/09) di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar.

“Untuk lebih memotivasi lagi, semua guru yang ikut lomba ini dipersilahkan untuk studi banding di sekolah yang hebat, bisa di Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Silahkan cari, biaya gratis,” kata Bupati Karanganyar.

Namun, Bupati juga meminta agar, bonus penghargaan studi banding itu tidak membuat melemahkan ikut seleksi. Misalkan saja, tidak usah serius ikut seleksi.

“Jangan begitu, tidak boleh. Tetap mengikuti seleksi dengan baik,” katanya.

Selain itu, Bupati juga mengharapkan agar saat apel pagi atau upacara, dihadapan murid-murid, disampaikan bapak ibu guru kalian sebagai guru berprestasi.

“Anak-anak menjadi bangga dan senang, itu menjadi pemacu keberhasilan berprestasi,” katanya.pd