Dorong Pemerintahan yang Baik dan Bersih, Inspektorat Gelar Larwasda

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan kepada peserta Larwasda Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu Siang (28/9)

Dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan yang baik, Inspektorat Kab. Karanganyar menggelar Laporan Pengawasan Daerah (Larwasda) Tahun Anggaran 2016. Pelaksanaan kegiatan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar ini diikuti peserta mulai dari Forkompinda Karanganyar, Sekretaris Daerah Karanganyar, Jajaran Kepala SKPD, Inspektorat Subosukowonosraten, Camat Se Kab. Karanganyar, Kepala UPT, Kepala Sekolah.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahannya mengatakan capaian prestasi berupa penilaian opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) merupakan hasil kerjasama dan kerja keras semua pihak. Hal ini berdampak positif dengan meningkatnya kepercayaan publik pada kinerja Pemerintah yang tengah berjalan.

Ia juga menjelaskan Inspektorat merupakan aparat pengawasan internal Pemerintah yang mana pegawai atau auditor ilmunya sama dengan yang dimiliki BPK. Sehingga ada pengawasan dengan harapan tidak muncul persoalan.

“Saya bersyukur dan mengapresiasi atas dicapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK dua kali berturut-turut tahun 2014, 2015 mengenai tertib administrasi Kab. Karanganyar. Dan semoga prestasi dapat kita pertahankan di tahun 2016,”harap Bupati.

Ditambahkannya, paradigma tidak hanya Inspektorat mendapatkan temuan, justru yang terpenting adalah output dari pengawasan itu salahsatunya pengerjaan administrasi jangan sampai ditunda.

Sementara Wakil Bupati, Rohadi Widodo menekankan Inspektorat sebagai pengawas pemerintah memiliki dua fungsi yaitu sebagai penjamin kualitas yang berarti apapun yang dikerjakan senantiasa berupaya uang yang dikeluarkan memiliki kualitas terbaik dan mitra kerja sebagai pengawas internal.

“Dengan penilaian WTP dua kali berturut-turut tetap menjadikan evaluasi bagi semua pihak untuk capaian-capaian yang lebih baik lagi kedepan demi terciptanya Pemerintahan yang bersih,” tandasnya.

Faktor terpenting dari Larwasda ini adalah meningkatkan hasil lanjut pengawasan sekaligus koordinasi yang baik antara pengawas dan auditor sehingga mampu secara efektif meningkatkan hasil tindak lanjut itu sendiri.

“Tata kelola yang baik dan bersih, itu semua secara otomatis akan terbangun Nusa Bangsa dengan baik dan kokoh,” jelas Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah yang diwakilkan Kepala Bagian TU, Khaerun.

Lanjutnya, Laporan Inspektur Kab. Karanganyar, Sucahyo menyampaikan tujuan Larwasda ini memaparkan hasil-hasil pengawasan sehingga pimpinan SKPD akan semakin menyadari mengenai arti pentingnya pengawasan dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan funsi SKPD tersebut. Dengan sasaran meningkatkan rasa mawas diri serta menciptakan budaya malu bagi aparatur daerah sebagai tindak cegah melakukan pelanggaran, penyalahgunaan wewenang dan segala bentuk penyimpangan.

“Pemeriksaan regular tahun 2015 ada 955 temuan yang telah ditindak lanjuti 90,8 persen dan terdapat tujuh kasus aduan dengan tiga kasus terbukti dan empat tidak terbukti. Dan itu semua sudah terselesaikan dengan baik,”paparnya.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/ira/uswah)