Jambore Ke 6, Wujudkan Satpol PP Yang Humanis dan Tegas

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, saat pemukulan gong pada pembukaan Jambore ke 6 Satpol PP Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, saat pemukulan gong pada pembukaan Jambore ke 6 Satpol PP Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Camping Resort Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, disaksikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono (berbaju putih).

Karanganyar, Rabu (21/09/2016)

Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) dituntut bersikap humanis dan tegas di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, saat membuka Jambore Satpol PP ke 6 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Rabu (21/09) di Camping Resort Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, mengatakan sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) juga terkadang berhadapan dengan masyarakat, yang kadang kala seolah-olah adu fisik, karena itu harus dihindari.

“Disinilah profesionalitas ditunjukkan, tegas itu penting tapi berbeda dengan kasar, tegas itu perlu tapi kasar dihindari. Lakukan dengan pendekatan humanis, kultural sosiologis dan pahami agar terlihat simpiatik di masyarakat,” kata Heru Sudjatmoko.

Lebih lanjut dikatakannya, artinya pendekatan humanis harus dilakukan agar pelayanan di masyarakat betul- betul dirasakan, kedepankan senyum, salam dan sapa, kepada setiap orang, disetiap penegakan Perda harus tegas, namun tidak boleh kasar, dan melakukan pemerasan.

“Acara ini bukan sekedar selebrasi semata, namun harus menjadi ajang peningkatan kualitas diri, demi mendukung pelaksaan tupoksi Satpol PP yang lebih baik,” katanya.

Jadikan Satpol PP yang humanis, lebih dekat dengan rakyat, lakukan tindakan persuasif. “Ini yang dipenuhi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat. Pelayanan yang ramah, responsif adalah yang utama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato mengatakan, jambore ke 6 ini diikuti dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, dengan mengirimkan satu regu atau 10 orang satpol pp.

“Selama kegiatan tinggal ditenda. Kegiatan dengan peningkatan ketrampilan, kegiatan sosial, perlombaan disiplin, penanggulangan unjuk rasa, baris berbaris dan cerdas cermat penegakan perda, dan penghijauan 1000 batang tanaman keras,” katanya. pd