Tingkatkan Kualitas Pelayanan Transportasi, Pemkab Siap Berikan Subsidi Pada Operator Jasa Transportasi

kom_8925Dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi publik, Pemkab. Karanganyar berencana akan memberikan subsidi pada para pelaku jasa transportasi umum. Hal ini untuk mendukung kelayakan armada dan memberikan kenyamanan pada penumpang khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Dengan uji coba pemberian subsidi langsung kepada armada, saya harapkan khususnya pelajar/mahasiswa dapat naik bus maupun angkuta desa secara gratis. Ini salah satu cara agar anak-anak sekolah tidak menggunakan kendaraan bermotor yang memang bagi mereka belum cukup umur dan itu pelanggaran,” tandas Bupati pada Sosialisasi sekaligus Rakor Perhubungan Kab. Karanganyar, Selasa (20/9/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Naik bus ataupun angkuta desa bagi anak-anak sekolah lebih terjamin keamanan, keselamatan dan kenyamanannya setiap aktivitas berangkat dan pulang sekolah. Paling tidak mengurangi resiko terjadinya kecelakaan dijalan,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, kepada Dinas Perhubungan Karanganyar khususnya, Bupati menghimbau supaya memperhatikan dan segera memasang rambu agar lalu lintas dapat tertata dengan baik.

Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Dishubkominfo Karanganyar bekerjasama dengan Dishubkominfo Provinsi Jateng dan Satlantas Polres Karanganyar bertujuan mewujudkan transportasi yang aman, selamat dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Karanganyar, Agus Cipto Waluyo dalam laporannya menyampaikan tiga hal utama penyebab kecelakaan lalu lintas  yang sering terjadi yakni kondisi alam, kondisi kendaraan dan faktor manusia.

“Untuk mengantisipasi seringnya terjadi Laka, Pemkab. Karanganyar mengutamakan pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan jalan, pengaspalan jalan, pelebaran jalan, ketersediaan rambu-rambu dan pengujian kendaraan  bermotor (KIR)” terangnya.

Diharapkannya ada kesadaran masyarakat terkait dengan uji kendaraan bermotor. Karena pengujian itu wajib bagi kendaraan untuk menguji tingkat kelayakan kendaraan dijalan.

Dalam paparan yang disampaikan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Agus Sasmito, Keselamatan dijalan menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya Dishub, Polisi, PU melainkan semua pihak.

“Kalau infrastruktur sudah bagus, rambu sudah dipasang, maka tugas kita adalah menumbuhkan kepedulian merasa memiliki. Masyarakat untuk ikut andil, kita bangun budaya terstruktur dengan bersama-sama membangun peduli keselamatan,”pesannya.

Berdasar data dan fakta laka lantas Karanganyar mulai Januari  sampai dengan Agustus 2016 sebanyak 646 kejadian, meliputi 15 orang meninggal dunia, 46 orang luka berat dan 769 orang luka ringan. Kecelakaan lalu lintas sebagian besar didominasi pelajar. “ Rata-rata korban kecelakaan berusia 16 sampai dengan 30 tahun sebanyak 239 orang. Penyebab kecelakaan dikarenakan kurangnya kesadaran berlalu lintas di jalan raya,”terang Iptu Sartono, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ft)