Tekan Kekerasan Pada Anak dan Perempuan

dsc_0018

Pembentukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Karanganyar disambut positif oleh Pemkab. Karanganyar. Kehadiran KPAID diharapkan dapat menekan kasus kekerasan pada anak di Kab. Karanganyar.

Pengukuhan Kepengurusan KPAID Karanganyar, dilakukan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (20/9/2016) di Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan  terbentuknya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan dampak positif dalam pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Karanganyar. Pemerintah sendiri akan siap mendukung tiap tugas dari KPAID dalam dalam mendampingi anak dan perempuan. Bupati juga  berharap KPAI Kabupaten Karanganyar segera melakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Harapan saya, komisi Perlindungan untuk membuat website yang bisa di akses untuk semuanya sehingga semua dapat berperan aktif dalam kegiatan perlindungan anak,”pesan Juliyatmono.

Ketua KPAID Karanganyar terpilih, dr. Hadiasri Widiyasari, mengatakan tujuan dibentuknya KPAID ini memperkuat lingkungan protektif guna melindungi anak dari segala bentuk penyalahgunaan, eksploitasi, penelantaran dan kekerasan. KPAI juga akan memberikan pelayanan untuk mencegah dan merespons semua permasalahan perlindungan anak secara terpadu.

“Kami siap melaksanakan tugas pokok dan fungsi KPAI. Semoga kehadiran KPAI ini mampu memberikan pendampingan dan menekan kasus keKerasan pada anak. Harapan kami, tidak terjadi kekerasan anak dan perempuan di Kab. Karanganyar ini,”tandasnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ch)