Karangpandan Jadi Pintu Gerbang Wisata di Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, tengah saat melihat pembangunan terminal wisata Karangpandan, Senin (05/09) pagi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, (tengah) saat melihat pembangunan terminal wisata Karangpandan, Senin (05/09) pagi

Karanganyar, Selasa (06/09/2016)

Karangpandan yang berada di lereng Gunung Lawu di proyeksikan menjadi gerbang wisata di Kabupaten Karanganyar, terlebih lagi saat ini sedang berlangsung pembangunan terminal wisata yang diberi nama Mbangun Makuthoromo (Matesih, Giri Bangun, Tawangmangu, Sukuh, Cetho, Sondokoro, dan Colomadu).

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Senin (05/09) di bekas STA Karangpandan, saat peletakan batu pertama terminal wisata Karangpandan.

“Disini letaknya strategis dan menjadi pintu gerbang wisata ada di Karanganyar, dan  akses di semua tempat wisata,” kata Bupati.

Dana yang diperuntukan membangun terminal bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016, dengan nilai kontrak Rp. 10,1 miliar. Dengan masa pengerjaan dari 10 Agustus 2016 hingga 07 Desember 2016.

Kepada pemenang lelang, Bupati meminta agar mengerjakan selesai hingga batas waktu dan tetap menjaga kualitas bangunan yang baik.

Dengan adanya terminal wisata itu, kedepan menjadi tempat simpul ekonomi baru. Pemkab Karanganyar juga merencanakan di sebelah timur menjadi Taman Bunga dan Buah dari berbagai tempat di Kabupaten Karanganyar.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Tarsa mengatakan, pembangunan terminal meliputi gedung Tourist Information Center (TIC), kuliner, kamar mandi, masjid, souvenir, panggung hiburan dan tempat parkir luas.

“Kami berikan fasilitas kenyamanan bagi wisatawan untuk menikmati wisata. Di Karangpandan juga ada tempat tinggal dalang kondang Ki Manteb Sudharsono, tidak jauh dari sini,” katanya.pd