Komisi IV DPR RI Kunjungi Karanganyar

Komisi IV DPR RI mengadakan kunjungan kerja satu hari ke Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Saat mengunjungi Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono,

Komisi IV DPR RI mengadakan kunjungan kerja satu hari ke Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Saat mengunjungi Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono,

Karanganyar, Senin (05/09/2016)

Komisi IV DPR RI mengadakan kunjungan kerja satu hari ke Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Rombongan sekitar 12 orang itu dipimpin Daniel Johan, mengunjungi Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Solo (BPDAS) Solo Persemaian Permanen, Desa Sukasari, Kecamatan Jumantono, kemudian Gudang Bulog, dan ziarah ke Astana Giri Bangun, Kecamatan Matesih, Sabtu (03/09).

Rombongan tersebut disambut langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan dan sejumlah kepala SKPD Kabupaten Karanganyar.

Pimpinan rombongan Daniel Johan, mengatakan saat ini Komisi IV sedang memikirkan bagaimana bentuk format yang paling baik dan efektif untuk hutan tanaman rakyat, karena banyak keluhan dari daerah.

“Sebenarnya ada dana reboisasi, tapi sebagian besar daerah tidak berani menggunakan dana itu. Saat di Kalimantan Tengah dijumpai dana yang tidak digunakan sangat besar. Sementara Kabupaten di luar jawa kekurangan dana,” kata Daniel Johan.

Daniel juga mengatakan kunjungan rombongan untuk melihat bagaimana proses persemaian di tempat itu. Dia juga menyoroti di sepanjang Pantura banyak lahan yang digunakan dan di optimalkan, apalagi di Jawa ini lahan subur.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala BPDAS Solo, Misran, mengatakan tempat pembibitan itu mempunyai luas 1,2 hektar, dan dibangun pada tahun 2011 beserta 50 persemaian lainnya di Indonesia.

“Kami mempunyai produksi bibit 1 juta batang pertahun. Apabila ada masyarakat yang meminta cukup membawa fotokopi KTP dan atau proposal, akan diberikan gratis,” katanya.

Di tempat tersebut, digunakan pembibitan tanaman keras, seperti sengon laut, trembesi, sirsat dan lainnya.

Kemudian saat kunjungan di Bulog Sub Divisi Regional III Surakarta, meninjau langsung pasokan beras dan kondisi yang ada di gudang. Sekaligus melihat mesin giling.

Direktur SDM dan Umum Perum BULOG, Wahyu Suparyono mengatakan persediaan beras di Jawa Tengah sebanyak 250 ribu ton, untuk eks Karesidenan Surakarta sebanyak 45 ribu ton, dan di gudang Bulog Triyagan sebesar 4.200 ton.

“Khusus Jawa Tengah karena persediaan yang cukup untuk tujuh bulan, maka kami memindahkan ke Propinsi di Kalimantan sebanyak 12 ribu ton,” kata Wahyu Suparyono.

Seusai dari Gudang Bulog, Jalan Solo-Tawangmangu, rombongan Komisi IV DPR RI melanjutkan perjalanan untuk ziarah ke Astana Giri Bangun (AGB), makam Presiden RI ke 2, Soeharto dan Ibu Tien Soeharto, serta keluarga.pd